Jaminkan Cek Kosong, Mantan Gubernur Bengkulu dilaporkan Ke Polda Metro Jaya

- Penulis

Senin, 7 Desember 2020 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Beritaafflesia.com- Mantan Gubernur Bengkulu Agusrin M Najamudin (AG) dilaporkan oleh Pengacara dari kantor Eternity Global Lawyer Andreas SH ke Polda Metro Jaya karena diduga menjaminkan Cek kosong dari Bank BNI senilai Rp 25 Milyar kepada kliennya.

Dilansir dari Deteksionline.com, Hal itu disampaikan Andreas kepada wartawan melalui zoom meeting di Jakarta, Senin (7/12/2020).

Menurut Andreas, permasalah itu berawal dari Bahwa ada pembelian Asset PT TAC di Jalan Dua Jalur Betungan Simpang Kandis Provinsi Bengkulu oleh PT API dengan harga Rp 33 Milyar, dengan perjanjian pembayaran Tiga Kali pembayaran.

” Ada transaksi pembelian Asset pabrik di Bengkulu yaitu PT TAC berlokasi di Jalur Dua Betungan Simpang Kandis Bengkulu oleh PT API dengan harga transaksi Rp 35 Milyar, dengan perjanjian Tiga Kali pembayaran”, Jelas Andreas didampingi Ira Kharisma SH MKn rekannya.

Yaitu, kata Andreas, pembayaranan pertama Rp 7 Milyar dibayar tunai, kemudian sisanya sebanyak Rp 25 Milyar dicicil sebanyak Dua kali menggunakan Cek, yaitu Cek BNI Rp 10 Milyar dan Cek BNI Rp 15 Milyar.

” Pembayaran pertama, kliennya menerima Rp 7 Milyar secara tunai, dan sisanya.sebanyak Rp 25 Milyar dicicil Dua Kali, yaitu Cek BNI Rp 10 Milyar dan Cek BNI senilai Rp 15 Milyar”, Terang Andreas.

 

Kemudian, lanjut Andreas, karena merasa sudah membayar Rp 7 Milyar, pihak PT API ( AG sebagai Komisaris) meminta kepada pihak PT TAC untuk bisa memulai pekerjaan, namun karena belum membayar ful permintaan itu ditolak oleh managemen PT TAC.

 

” Pihak PT API meminta izin untuk memulai pekerjaan, namun karena belum membayar ful, permintaan itu ditolak oleh PT TAC”, tambahnya.

 

Akhirnya dibuatkanlah kesepakatan dengan membuat PT baru dengan nama PT CKI’ dengan komposisi saham 51% dikuasai oleh PT TAC dan 49% saham dikuasai oleh PT API.

Baca Juga  Babinsa Mandor Dampingi Puskesmas Lakukan Vaksinasi ke Guru dan Lansia

 

“Dengan perjanjian bahwa semua saham akan diserahkan kepada PT API setelah semua pembayaran lunas”, ungkap Andreas lagi.

 

Kemudian, setelah dilakukan pembayaran tahap Dua dan Tiga dengan menggunakan Cek sejumlah Rp 25 Milyar, semua asset PT TAC diserahkan kepada PT API termasuk semua saham yang jumlah 51 % tersebut.

 

” Karena sudah membayar lunas menggunakan cek sejumlah Rp 25 Milyar, semua Asset dan semua saham yang berjumlah 51 persen tersebut, diserahkan oleh klien saya kepada PT API ( AG sebagai Komisaris)”, kata Andreas.

 

“Tetapi klien saya dari pihak PT TAC terkejut saat mencairkan Cek sejumlah Rp 25 Milyar dari PT API itu, ternyatanya Cek kosong dan PT TAC merasa sudah ditipu oleh PT API senilai Rp 25 Milyar”, tambah Andreas.

 

Andreas melanjutkan, dalam kasus ini, kami sudah melaporkan AG ke Polda Metro Jaya dengan bukti Surat Laporan : LP/ 1812/III/YAN 2,5/2020/ SPKTMJ) dan sekarang sudah di proses.

 

” sudah kita laporkan ke Polda Metro dan sudah diproses, sesuai Surat LP nya”, terang Andreas.

 

Sementara itu AG sendiri sampai saat berita ini tayang tidak merespon konfirmasi dari Deteksionline dan Amunisinews, walau sudah beberapa kali konfirmasi dilayangkan melalui pesan Whats App kepada Adiknya SN untuk disampaikan kepada AG walaupun pesan Whats App tersebut sudah terbaca oleh SN.

 

Dan juga Deteksionline serta Amunisinews sudah melakukan upaya konfirmasi ke Orang dekatnya AG yaitu DS, dan menurut DS, konfirmasi awak media sudah disampaikan, namun belum ada tanggapan dari AG sendiri.

 

” Belum ada jawaban Pak, namun sudah disampaikan ke Pak AG”, jawab DS, Rabu (2/12/2020).

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Bengkulu dan Forkopimda Nobar Final Piala Dunia 2026 Bersama Ribuan Warga, UMKM Ikut Bergeliat
Prabowo Tinjau Pameran Hari Bhayangkara ke-80, Produk Dalam Negeri Dominasi Inovasi Kepolisian
Melalui Honai Belajar, Ops Damai Cartenz Kenalkan Dunia dan Tata Surya kepada Anak-anak di Tembagapura, Timika, Papua Tengah
Diburu Sejak April, Satgas Damai Cartenz Akhiri Pelarian Danops HSSBI di Yahukimo
Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Gelar 14 Layanan Medis
Selamatkan Anak Tenggelam, Anggota Polda Maluku Gugur dalam Aksi Kemanusiaan
Tokoh Hindu di Mimika Dukung Ops Damai Cartenz Jaga Kamtibmas Lewat Pendekatan Humanis
Polda Lampung Gelar Bazar, Pasar Rakyat, Olahraga Bersama, dan Bakti Sosial Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:07 WIB

Kapolda Bengkulu dan Forkopimda Nobar Final Piala Dunia 2026 Bersama Ribuan Warga, UMKM Ikut Bergeliat

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:46 WIB

Prabowo Tinjau Pameran Hari Bhayangkara ke-80, Produk Dalam Negeri Dominasi Inovasi Kepolisian

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:26 WIB

Melalui Honai Belajar, Ops Damai Cartenz Kenalkan Dunia dan Tata Surya kepada Anak-anak di Tembagapura, Timika, Papua Tengah

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:56 WIB

Diburu Sejak April, Satgas Damai Cartenz Akhiri Pelarian Danops HSSBI di Yahukimo

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:53 WIB

Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Gelar 14 Layanan Medis

Berita Terbaru