Revitalisasi Aset Wisata Sejarah Bengkulu, Upaya Rohidin Bangkitkan Geliat Pariwisata

- Penulis

Rabu, 13 Januari 2021 - 21:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu, Beritarafflesia.com- Provinsi Bengkulu memiliki wisata sejarah yang sangat bernilai dan menarik. Diantaranya, rumah pengasingan Bung Karno, Benteng Inggris terbesar se-Asia (Fort Malborough), serta rumah Fatmawati (ibu negara pertama penjahit sang saka merah putih). Sehingga, pengembangan sektor pariwisata menjadi salah satu program unggulan yang dilakukan setiap tahun.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan, pemerintah sedang fokus merancang masterplan pengembangan wisata sejarah dan budaya yang dimiliki Provinsi Bengkulu (Rumah Bung Karno dan Benteng Marlborough). Nanti, kawasan tersebut akan direvitalisasi sehingga menghasilkan nilai lebih dengan ditunjang sarana prasarana pendukung.

“Kita sudah koordinasikan masterplan pengembangannya dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jambi sebagai penanggung jawab aset wisata tersebut. Bagaimana nanti, setelah direvitalisasi aset wisata unggulan provinsi kita dapat memiliki nilai pariwisata lebih,” terang Rohidin usai menerima Audensi Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jambi di Balai Raya Semarak, Rabu (13/1).

Lebih lanjut, Rohidin berharap upaya ini dapat berjalan lancar, sehingga geliat sektor pariwisata Bengkulu kembali bergerak dan roda perekonomian di masyarakat kembali stabil. Sebab, sejak pandemi berlangsung banyak pelaku pariwisata, maupun UMKM yang gulung tikar.

Baca Juga  DLHK Provinsi Bengkulu Lakukan Penyerahan Penghargaan Kepada Bupati RL

“Tentu, harapan kita sektor pariwisata dapat berangsur bangkit. Sehingga, roda perekonomian masyarakat kembali pada posisi normal,” seru Gubernur Rohidin.

Terakhir, tindak lanjut bahasan terkait pembangunan di sekitar kawasan monumen fatmawati, dan penempatan rumah fatmawati untuk dikembalikan pada posisi awal yaitu di BNI 46. Hal ini, juga turut disampaikan agar nanti pembangunan kawasan tersebut dapat selaras.

“Beberapa saat lalu juga sudah kita sampaikan langsung bersama Menko PMK, bagaimana jika kawasan fatmawati dibuat sentra wisata, dan kemungkinan rumah ibu fat dapat dikembalikan pada posisi semula agar nilai-nilai sejarahnya tetap terjaga. Setelah aset wisata tersebut dikembangkan, barulah tepat jika akan dijadikan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP),” tutup Rohidin.

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekda Bengkulu Buka Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan OOT di UMB
Cegah Pungli dan Gratifikasi, Kominfotik Bengkulu Tegaskan Komitmen Bersama
Pemprov Bengkulu Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Megathrust Lewat Latihan Gabungan
Kopi Bengkulu Siap Naik Kelas, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Daya Saing Global
Peluncuran MTQ XXXVII Bengkulu 2026 Resmi Digelar, Kabupaten Seluma Siap Jadi Tuan Rumah
Rakor Pemprov dan TNI, Bengkulu Siap Antisipasi Bencana Megathrust
Banjir Bandang Terjang Kabupaten Lebong, Gubernur Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan
Menuju Kawasan Industri Pulau Baai, Pemprov Bengkulu Himpun Pelaku Usaha
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 14:47 WIB

Sekda Bengkulu Buka Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan OOT di UMB

Rabu, 22 April 2026 - 11:50 WIB

Cegah Pungli dan Gratifikasi, Kominfotik Bengkulu Tegaskan Komitmen Bersama

Sabtu, 18 April 2026 - 22:46 WIB

Pemprov Bengkulu Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Megathrust Lewat Latihan Gabungan

Sabtu, 18 April 2026 - 22:24 WIB

Kopi Bengkulu Siap Naik Kelas, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Daya Saing Global

Senin, 13 April 2026 - 16:27 WIB

Peluncuran MTQ XXXVII Bengkulu 2026 Resmi Digelar, Kabupaten Seluma Siap Jadi Tuan Rumah

Berita Terbaru