Terobosan DKP Untuk Kesejahteraan Nelayan dan Sektor Perikanan

- Penulis

Kamis, 4 Februari 2021 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bengkulu, Beritarafflesia.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) terus berbenah pada sektor perikanan di Kota Bengkulu. Tak hanya itu saja, DKP juga memprioritaskan kesejahteraan para nelayan dan menargetkan peningkatan PAD.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala DKP Syafriandi saat menjadi bintang tamu pada program HDTV yakni berbagi inspirasi untuk semua (BIUS) yang berlangsung di kantor Dinas Kominfosan, Kamis (04/02/2021).

Ada beberapa hal-hal penting yang disampaikan Syafriandi dalam upayanya meningkatkan kesejahteraan para nelayan dan sektor perikanan.

“Alhamdulillah, ada beberapa terobosan-terobosan kita yang berdampak untuk para nelayan seperti program rumah ikan di tengah laut. Jadi para nelayan tidak bersusah payah mencari ikan di tengah laut karena adanya program ini,” jelas Syafriandi.

Dikatakan Syafriandi, pihak DKP selalu memprioritaskan kesejahteraan para nelayan di Kota Bengkulu dengan melakukan berbagai terobosan yang menguntungkan.

“Di Kota Bengkulu ini, banyak para nelayan yang tergantung pada bapak angkat atau yang biasa dikenal induk semang. Jadi, penghasilan mereka hanya pas untuk kebutuhan sehari-hari saja. Kita (DKP) terus memperhatikan dan memprioritaskan para nelayan untuk meningkatkan kesejahteraannya dengan melakukan berbagai terobosan dan memenuhi kebutuhan ataupun kendala mereka. Menurut kita, para nelayan merupakan seorang kesatria laut yang harus diperhatikan keberlangsungan hidupnya. Karena ketika nelayan tidak mendapatkan ikan tentu akan berdampak besar dibeberapa sektor seperti restoran, hotel dan lainnya karena tidak memiliki ketersediaan ikan,” tambahnya.

Selain para nelayan, DKP juga melakukan terobosan untuk masyarakat luas, apalagi dimasa pandemi Covid-19 ini banyak masyarakat yang terdampak.

Baca Juga  Terkesan Janggal, Ormas FPR Sorot Modus Pemkot Tutup Karaoke ATT

“Kemarin kita ada pembagian secara gratis bibit lele untuk masyarakat yang telah memiliki lahan. Ini bertujuan agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangannya sendiri, apalagi dimasa pandemi Covid-19. Dan juga kita ada bagi-bagi ikan sebanyak 1,5 ton untuk masyarakat kurang mampu, panti asuhan dan lainnya. Pada tahun 2021, kita berencana kembali akan memberi bibit ikan lele, gurame dan nila untuk masyarakat,” tuturnya.

Tak sampai situ saja, DKP juga menyelaraskan program sesuai dengan visi-misi Walikota Bengkulu dan Wakil Walikota.

“Ya, kalau bapak Walikota dan Wakil ada program makan akbar di masjid. Kita juga ada kemarin program 1000 nasi kotak pecel lele untuk masyarakat. Tetapi karena pandemi Covid-19, kita langsung membagikannya setelah shalat jumat tanpa mengumpulkan masyarakat,” ungkapnya.

Pada tahun 2021, DKP berencana meningkat PAD dengan melibatkan para nelayan.

“Kita ingin apabila ada yang berkunjung ke DKP mendapatkan informasi tentang perikanan, kelautan dan lainya. Jadi, kedepannya kami berkomitmen meningkatkan PAD dengan melibatkan para nelayan. Dengan berbagai terobosan dan merealisasikannya tentu kami optimis kesejahteraan nelayan dan PAD meningkat,” tutupnya.

Diakhir dialog, Syafriandi berpesan kepada para nelayan untuk sama-sama menjaga kelestarian laut dan sumber daya laut dari berbagai aktivitas kejahatan agar komoditas perikanan dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat.

Untuk diketahui, Kementerian ESDM terus mensupport penuh DKP dalam peningkatan kesejahteraan nelayan dan sektor perikanan dengan memberikan bantuan seperti mesin BBG, Kapal dan bantuan lainnya.

 

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu
Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD
Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Edi Hariyanto Tolak Parkir Indomaret-Alfamart Jadi Solusi Lapangan Kerja: Jangan Bebani Rakyat
Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu

Rabu, 30 September 2026 - 14:40 WIB

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD

Selasa, 29 September 2026 - 16:00 WIB

Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar

Berita Terbaru

Rejang Lebong

BPJN Bengkulu Mulai Pembangunan Jalan Air Duku – Tower

Jumat, 6 Nov 2026 - 07:51 WIB