SE Walikota Berkah, Penjual Tong Sampah Banjir Orderan

- Penulis

Kamis, 25 Maret 2021 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bengkulu, Beritarafflesia.com – Banyak dampak positif yang dirasakan oleh masyarakat kota Bengkulu, Karena’ kebijakan yang dibuat oleh walikota Bengkulu Helmi Hasan dan wawali Dedy Wahyudi menjadi sebuah keutungan bagi penjual atau pembuat tong sampah yang ada di kota Bengkulu.

Dimana dalam surat edaran pemerintah kota Bengkulu tersebut setiap kantor, tempat usaha dan depan rumah harus menyediakan tempat sampah. Salah satu yang merasakan dampak positif dari kebijakan itu adalah yang dirasakan oleh Darmi Jaya, warga Jalan Suka Maju Kelurahan Padang Serai. Warga yang membuka usaha bengkel las ini mengaku sejak tahun 2012 sudah membuat dan menjual tong sampah dari drum. Sejak ada SE dari walikota, ia mengaku tong sampah buatannya banjir orderan.

“Sebenarnya saya mulai usaha membuat tong sampah dari drum di bengkel las ini sejak 2012. Tapi Alhamdulillah, sejak walikota menginstruksikan setiap kantor dan rumah harus punya tong sampah, tong sampah buatan saya laku keras, laris manis mas,” ujar Darmi.

Sebenarnya, kata Darmi ia menjual tong sampah dari drum itu hanya sambilan saja karena pekerjaan utamanya adalah bengkel las. Tapi belakangan ini, ia justru lebih sibuk dengan pekerjaan membuat tong sampah daripada pekerjaan lain yang biasa ia kerjakan di bengkel las miliknya.

“Sejak ada edaran itu, banyak sekali yang mesan tong sampah kepada saya. Ada dari dinas atau PNS, pejabat, polisi dan masyarakat umum,” sampai Darmi.

Sejak seminggu belakangan, total sudah 25 buah tong sampah yang terjual dan rata-rata sesuai pesanan tong sampah dari drum tersebut dicat dengan warna biru.

“Saya jual drum mini dan drum jumbo. Drum mini harganya Rp 150 termasuk ongkir, kalau drum besar harganya Rp 175 ribu termasuk ongkir. Kalau jemput sendiri ke sini dipotong ongkir 25 ribu,” kata Darmi.

Sebelum ada SE walikota, masih kata Darmi sangat jarang orang membeli tong sampah. Kadang hanya laku 1 dalam 3 hari atau 2 dalam seminggu.

“Sejak banyak yang pesan, drum itu saya beli dari Lampung dan Palembang. Sebab untuk drum mini nggak ada yang jual di Bengkulu. Saat ini saja pesanan yang belum dikerjakan ada 8 unit lagi,” ujar Darmi sembari mengatakan untuk pembuatan 4-5 tong sampah biasanya memakan waktu seharian.

Baca Juga  16 Pejabat Eselon II Lingkungan Pemkot Bengkulu Ikuti Job Fit

Berapa keuntungan yang ia peroleh dari penjualan tong sampah? Darmi mengatakan untung yang ia dapat setiap penjualan 1 buah drum Rp 70 ribu.

Ia sangat berterima kasih dengan Pemkot Bengkulu terkhusus walikota dan wawali karena karena sejak adanya program merdeka sampah dan SE walikota, rezekinya dari penjualan tong sampah sangat lancar.

“Terima kasih pak wali dan wawali. Saya berharap masyarakat terus dikasih imbauan supaya masyarakat buang sampah pada tempatnya,” ujar Darmi.

Hadirnya Surat Edaran (SE) Walikota Bengkulu Nomor : 660/87/DLH/2021 Perihal Kebersihan Lingkungan yang berisikan 8 poin penting dalam menanggulangi sampah untuk masyarakat Kota Bengkulu memang terbukti sangat berdampak ke berbagai kalangan, salah satunya berdampak bagi pertumbuhan ekonomi para pengrajin bak sampah ataupun penjual bak sampah.

Ini dirasakan juga oleh penjual bak sampah lainnya, Vevi Minarni selaku pemilik toko di Jalan Danau Kelurahan Dusun Besar dekat Simpang Empat Kompi.

“Setelah adanya SE Walikota ini lumayanlah tiap harinya bak sampah yang terbuat dari drum bekas laku keras. Banyak para pejabat menggunakan mobil dinas yang mampir ke sini, ada juga yang borong sekaligus banyak. Untuk bak sampah terbuka kita hargai 225 ribu, yang tertutup 275 ribu. Alhamdulillah, omset perharinya untuk saat ini mencapai 1,5 juta hingga 2 juta,” sampai Vevi.

Dirinya pun merasakan betul dampak adanya adanya SE Walikota Bengkulu perihal kebersihan lingkungan tersebut.

“Berdampak sekali untuk kami, tiap harinya ada saja yang membeli atau memesan bak sampah. Ide membuat bak sampah ini sendiri berawal dari inisiatif kita karena melihat video viral orang yang membuang sampah sembarangan. Jadi, agar masyarakat sadar akan lingkungan, kami membuat bak sampah ini dan mengajak masyrakat agar tidak ada yang membuang sampah sembarangan apabila memiliki bak sampah,” tambahnya.

Terkait SE Walikota, Vevi sangat mendukung, menurutnya SE walikota tersebut akan membuat masyarakat lebih sadar tentang kebersihan lingkungan sekitar dan menjadikan Kota Bengkulu bersih, asri dan nyaman.(Mc)

 

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karnaval Batik Internasional 2026 Meriah, 10 Ribu Pengunjung Padati Kota Bengkulu
188 PNS Pemprov Bengkulu Diambil Sumpah, Ditekankan Disiplin dan Profesionalitas
Dipimpin Wakil Walikota, Pencarian Korban Tenggelam di Jenggalu Terus Berlangsung
HP Wartawati Dirampas Saat Rekam Dugaan Pungli di Pantai Zakat
Syukuran HUT ke-18 Partai Gerindra Bengkulu, Perkuat Konsolidasi Kader
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi Hadiri Takziah Warga Kebun Tebeng
Pemkot Bengkulu Tegaskan Aksi Buang Sampah di Kantor Wali Kota dan DPRD Langgar Hukum
Tata Pasar Panorama, Pemkot Bengkulu Gratiskan Retribusi PKL Selama Tiga Bulan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 10:09 WIB

Karnaval Batik Internasional 2026 Meriah, 10 Ribu Pengunjung Padati Kota Bengkulu

Rabu, 8 April 2026 - 19:50 WIB

188 PNS Pemprov Bengkulu Diambil Sumpah, Ditekankan Disiplin dan Profesionalitas

Senin, 6 April 2026 - 08:37 WIB

Dipimpin Wakil Walikota, Pencarian Korban Tenggelam di Jenggalu Terus Berlangsung

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:32 WIB

HP Wartawati Dirampas Saat Rekam Dugaan Pungli di Pantai Zakat

Selasa, 17 Februari 2026 - 13:52 WIB

Syukuran HUT ke-18 Partai Gerindra Bengkulu, Perkuat Konsolidasi Kader

Berita Terbaru