Kondisi jembatan nyaris ambruk di desa tanjung jaya dan tirta mulya yakni menuju ke kecamatan ipuh kabupaten Muko-muko sebelum di perbaiki warga
Mukomuko,Beritarafflesia.com- Masyarakat desa tanjung jaya dan tirta mulya yang tergabung dalam pengusaha angkutan barang secara swadaya memperbaiki jembatan yang menghubungkan antara dua desa, yakni menuju ke kecamatan ipuh kabupaten Muko-muko, hal itu di lakukan karena kondisi papan jembatan yang sudah lapuk nyaris putus, sehingga di kwatirkan membahayakan keselamatan pengguna jalan baik roda dua maupun roda empat.pada minggu (2/5/21) Kemarin
Salah satu warga yang tidak mau di sebut namanya saat mengikuti kegiatan gotong royong memperbaiki jembatan tersebut menyebutkan, kami terpaksa harus patungan dana untuk memperbaiki jembatan itu, karena kalau menunggu pemerintah kabupaten muko-muko sampai kiamat jembatan itu tidak akan di perbaiki.
“ Kami terpaksa gotong-royong untuk memperbaiki jembatan yang mengubungkan antara dua desa tanjung jaya menuju ke desa tirta mulya ini, sebab kondisi jembatan ini sudah lapuk, dan biaya untuk membeli metrial kayu kami kumpulan” Kata warga setempat
Dilanjutkannya, Tidak hanya jembatan itu yang nyaris ambruk, tapi masih ada 2 jembatan lagi yang berada di 2 desa itu harus di perbaiki, terpaksa kami patungan sebayak 10 orang untuk membeli papan 1 kubik senilai 2 juta dan di kerjakan secara gotong royong. padahal sebelumnya kami sudah menyampaikan kepada pemerintah desa, tapi dari keterangan kepala desa sendiri untuk perbaikan jembatan tersebut sudah di usulkan ke pemerintah kabupaten Mukomuko
“ Untuk di ketahui kami sudah menanyakan ke pemerintah desa tanjung jaya, tapi menurut pak kades untuk perbaikan jembatan tersebut sudah di ajukan ke pemkab mukomuko untuk di rehab, tapi sampai sekarang belum ada kabar, jadi terpakasa kami membeli papan dengan cara kumpulan dana, untuk menggatikan lantai jembatan.”sambungnya
Ia juga menambahkan, Harapan kami kedepannya agar semua pihak pemangku kebijakan supaya memperbaiki jembatan ini secara permanen, karena jembatan ini merupakan alur lalu lintas masyarakat untuk keluar masuk membawa hasil pertanian baik karet maupun kelapa sawit, Jika tidak di perbaiki perekonomian masyarakat akan melemah,kerena warga disini harus mutar arah melewati desa talang baru,yang jarak tempunya lebih jauh, sehingga pasti berpengaruh pada hasil pertanian di dua desa” terangnya.(Byg)












