Vaksin Covid-19 di Lebong Kembali Digelar Usai Lebaran

- Penulis

Senin, 10 Mei 2021 - 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBONG.Beritarafflesia.com – Batal melakukan vaksin Sinovac terhadap tenaga guru dan lanjut usia (Lansia) di bulan puasa, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebong memastikan setelah hari raya Idul Fitri akan dilaksanakan.

Vaksin saat ini masih tersedia sebanyak 800 vaksin. Kepala Dinkes Kabupaten Lebong, Rachman SKM MSi mengatakan, bahwa sebelumnya bahwa telah dijadwalkan untuk vaksin di bulan Ramadan, akan tetapi cukup banyak lansia yang menolak karena sedang berpuasa dan memiliki beberapa macam panyakit.

“Sehingga kita batalkan, namun setelah lebaran nanti akan kita genjot untuk kegoatan vaksinnya,” sampainya, Minggu (09/05).

Menurutnya, dalam pelaksanaan vaksin nantinya dengan target utama tenaga guru dan lansia. Nantinya akan dilihat siapa yang dulu menyatakan ia siap untuk divakisn, maka petugas kesehatan akan langsung melakukan vaksin.

“Sasaran yang minta duluan maka kita vaksin,” ujarnya.

Ditegaskan Rachman, dengan masih banyaknya vaksin yang belum disuntikan atau 800 dosis vaksin) memang cukup banyak orang yang diluar sasaran utama untuk minta divaksin. Akan tetapi karena aturan yang mewajibkan terlebih dahulu tenaga guru dan lansia yang divakisn, maka harus mengikuti aturan terlebih dahulu. “Kita mengejar sasaran yang wajib dulu,” tegasnya.

Baca Juga  Dinas P3AP2KB Peringati HARGANAS Dengan Gerakan Cegah Stunting Pada Anak dan Balita

Hingga saat ini, sambungnya, penyuntikan vaksin sinovac di Kabupaten Lebong telah menjangkau sebanyak 2.160 orang lebih yang terdiri dari tenaga kesehatan, TNI dan Polri, pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong serta beberapa pihak lainnya termasuk para awakmedia.

“Secara bertahap vaksinasi akan dilaksanakan,” tuturnya.

Ia menambahkan, untuk saat ini kasus warga Kabupaten Lebong yang dinyatakan positif Covid-19 ada sebanyak 127 orang. Dari total tersebut sebanyak 125 orang telah dinyatakan sehat dan sisahnya sebanyak 2 orang meninggal dunia.

“Itu data terakhir yang kita dapat dan berharap tidak ada lagi penambahan closter baru,” jelasnya.(Nv)

 

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Pungli dan Gratifikasi, Kominfotik Bengkulu Tegaskan Komitmen Bersama
Kopi Bengkulu Siap Naik Kelas, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Daya Saing Global
Banjir Bandang Terjang Kabupaten Lebong, Gubernur Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan
Menuju Kawasan Industri Pulau Baai, Pemprov Bengkulu Himpun Pelaku Usaha
Inflasi Bengkulu Zona Hijau, Kepala Daerah Diminta Pantau Bapok Jelang Idulfitri
Pemprov Bengkulu Perkuat Literasi Digital Ramah Anak Lewat Bimtek Linimasa Bersama Komdigi
Helmi Hasan Pastikan Pembangunan Jalan di Benteng Berlanjut Hingga 2026
Safari Ramadan di Rawa Makmur, Helmi Hasan Kucurkan Rp. 50 Juta Untuk Masjid dan Rp.30 M Untuk Jalan Kalimantan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 11:50 WIB

Cegah Pungli dan Gratifikasi, Kominfotik Bengkulu Tegaskan Komitmen Bersama

Sabtu, 18 April 2026 - 22:24 WIB

Kopi Bengkulu Siap Naik Kelas, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Daya Saing Global

Kamis, 9 April 2026 - 09:43 WIB

Banjir Bandang Terjang Kabupaten Lebong, Gubernur Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:42 WIB

Menuju Kawasan Industri Pulau Baai, Pemprov Bengkulu Himpun Pelaku Usaha

Selasa, 17 Maret 2026 - 10:10 WIB

Inflasi Bengkulu Zona Hijau, Kepala Daerah Diminta Pantau Bapok Jelang Idulfitri

Berita Terbaru