Dinas P3AP2KB Peringati HARGANAS Dengan Gerakan Cegah Stunting Pada Anak dan Balita

- Penulis

Rabu, 30 Juni 2021 - 21:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DP3AP2KB Dewi Dharma

Bengkulu, (Beritarafflesia.com) – Rabu (30/6) Memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-28 yang jatuh pada hari Selasa (29/6/2021) kemarin, dengan tema “Keluarga Keren, Cegah Stunting”. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Bengkulu siap melakukan gerakan nyata untuk mencegah stunting pada anak usia nol hingga masuki masa balita.

Hal tersebut disampaikan langsung Kepala DP3AP2KB Dewi Dharma saat diwawancara. Ia mengungkapkan ada beberapa cara yang akan dilakukan pada anak usia nol hingga masuki masa balita agar tidak mengalami stunting.

Sebagai informasi, stunting adalah kondisi di mana anak mengalami gangguan pertumbuhan sehingga menyebabkan tubuhnya lebih pendek ketimbang teman-teman seusianya.

“Peran keluarga disini sangatlah penting agar memperhatikan asupan gizi yang dikonsumsi anak usia nol hingga masuki masa balita. Karena disitulah masa pertumbuhan anak-anak harus diperhatikan betul agar pertumbuhannya normal,” ujar Dewi.

Baca Juga  Wawali bersama Dinkes Tinjau Stok Vaksin di UPTD Farmasi

Di indonesia, gizi buruk pada anak juga menjadi permasalahan yang tidak bisa dikesampingkan, sudah banyak anak balita yang mengalami pertumbuhan tidak normal.

“Banyaknya gizi buruk pada anak ialah akbiat pernikahan usia dini. Kenapa begitu, pernikahan diusia dini ini tentu belum banyak persiapan baik dari ekonomi dan hal lainnya, apalagi akibat pergaulan bebas tentu juga berpengaruh, sehingga mereka melantarkan anaknya,” tambahnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, DP3AP2KB akan selalu melakukan pengawasan melalui pemberian penyuluhan.

“Kita akan melakukan Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) disetiap kecematan agar ke depan tidak ada lagi ditemukan penderita gizi buruk bagi balita yang akan mengakibatkan pertumbuhan stunting,” (BR)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekda Bengkulu Buka Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan OOT di UMB
Respons Cepat Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Tangani Penembakan di Dekai, Dua Warga Sipil Terluka dan Pelaku Diburu
Cegah Pungli dan Gratifikasi, Kominfotik Bengkulu Tegaskan Komitmen Bersama
Karnaval Batik Internasional 2026 Meriah, 10 Ribu Pengunjung Padati Kota Bengkulu
Kopi Bengkulu Siap Naik Kelas, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Daya Saing Global
Banjir Bandang Terjang Kabupaten Lebong, Gubernur Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan
188 PNS Pemprov Bengkulu Diambil Sumpah, Ditekankan Disiplin dan Profesionalitas
Dipimpin Wakil Walikota, Pencarian Korban Tenggelam di Jenggalu Terus Berlangsung
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 14:47 WIB

Sekda Bengkulu Buka Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan OOT di UMB

Rabu, 29 April 2026 - 09:34 WIB

Respons Cepat Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Tangani Penembakan di Dekai, Dua Warga Sipil Terluka dan Pelaku Diburu

Rabu, 22 April 2026 - 11:50 WIB

Cegah Pungli dan Gratifikasi, Kominfotik Bengkulu Tegaskan Komitmen Bersama

Senin, 20 April 2026 - 10:09 WIB

Karnaval Batik Internasional 2026 Meriah, 10 Ribu Pengunjung Padati Kota Bengkulu

Sabtu, 18 April 2026 - 22:24 WIB

Kopi Bengkulu Siap Naik Kelas, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Daya Saing Global

Berita Terbaru