Kadis Pendidikan Provinsi Bengkulu, Eri Yurlan
BENGKULU,Beritarafflesia.com – Hebohkan dunia sosial yang dibuat salah satu siswi SMA 1 di Kabupaten Bengkulu Tengah, membuat Provinsi Bengkulu menjadi sorotan tingkat nasional. karena ulahnya konten yang di unggah Via Aplikasi Tiktok yang di anggap menghina Negara Palestin di Media sosial beberapa hari yang lalu.
Sehingga pihak sekolah mengambil kebijakan seusai rapat maka diputuskan bahwa anak tersebut terpaksa dikeluarkan dari sekolah , dikembalikan kepada orang tuanya.
Dalam hal ini, Kadis Pendidikan Provinsi Bengkulu Eri Yurlan, setelah di konfirmasikan via whattsap membenarkan, bahwa keputusan itu sudah di rapatkan pihak sekolah dan orang tua serta dengan pihak terkait terhadap permasalahan tersebut, sehingga pihak sekolah harus kembalikan siswi tersebut kepada orang tuanya, rabu (19/5/2021).
“ini menjadi pembelajaran kita semua, terkhusus kepada orang tua untuk menjaga dan memantau aktifitas media sosial anaknya,” kata Eri Yulian.
Akibat kecaman yang bermunculan dari netizen seluruh Indonesia yang akhirnya menjadi viral. Meskipun pelaku sudah membuat surat pernyataan dan Vidio permintaan maaf, atas kesepakatan sekolah dengan orang tua siswi dan unsur terkait akhirnya siswi tersebut dikeluarkan dari sekolah.
Menurut Kadis Pendidikan ini menjadi pembelajaran kita semua, terkhusus kepada orang tua untuk menjaga dan memantau aktifitas media sosial anaknya, kata Eri Yulian.
Dinas Pendidikan Provinsi siap memfasilitasi siswi tersebut supaya tetap bisa bersekolah nanti akan dikoordinasikan dengan pihak keluarganya, apakah masih di Kabupaten Bengkulu Tengah atau ditempat lain, kita jamin pendidikan siswi tersebut tetap berlangsung. Tutup Kadis Diknas Provinsi. (Joe)












