Bengkulu Tengah – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bengkulu Tengah, Romli, S.P., mengawal langsung pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Merigi Sakti sebagai upaya menjembatani aspirasi masyarakat menuju Bengkulu Tengah Maju 2027, Senin (2/2/2026).
Musrenbang yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Merigi Sakti tersebut menjadi forum strategis bagi masyarakat untuk menyampaikan usulan pembangunan. Kehadiran Romli, S.P., bersama sejumlah anggota DPRD Bengkulu Tengah menunjukkan komitmen legislatif dalam mengawal perencanaan pembangunan yang partisipatif dan berorientasi pada kebutuhan rakyat.
Sebagai narasumber utama yang mewakili pimpinan DPRD, Romli, S.P., menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum penting untuk memastikan aspirasi masyarakat terakomodasi dalam kebijakan pembangunan daerah.
“Musrenbang adalah wadah strategis untuk menyerap dan memperjuangkan aspirasi rakyat agar Bengkulu Tengah dapat maju secara merata dan berkelanjutan,” tegas Romli di hadapan peserta yang terdiri dari camat, kepala desa, tokoh masyarakat, pemuda, serta perwakilan perempuan.

Pembahasan Musrenbang difokuskan pada 15 usulan prioritas, dengan penekanan utama pada pembangunan infrastruktur dasar. Para petani mengusulkan percepatan pembangunan jalan usaha tani guna memperlancar distribusi hasil pertanian seperti sawit dan karet, terutama saat musim hujan.
Selain itu, perbaikan jembatan rusak yang rawan ambruk juga menjadi perhatian serius karena menyangkut akses vital masyarakat.
Di sektor ekonomi, warga mendorong penguatan UMKM berbasis potensi lokal, khususnya pengolahan kopi robusta dan madu hutan. Usulan pembentukan sentra pengolahan dan pelatihan UMKM dengan dukungan fasilitas pengeringan dan pengemasan modern menjadi salah satu aspirasi utama.
“Dengan adanya sentra pengolahan, petani dan pelaku UMKM bisa meningkatkan nilai tambah produk dan bersaing di pasar yang lebih luas,” ungkap salah satu tokoh masyarakat.
Sektor pendidikan dan kesehatan turut menjadi perhatian. Warga mengusulkan pembangunan ruang kelas baru di SDN Merigi Sakti serta pendirian posyandu terpadu di tiga dusun terpencil. Romli, S.P., berkomitmen mengadvokasi usulan tersebut agar masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bengkulu Tengah Tahun 2027.
“DPRD Bengkulu Tengah siap mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat agar dapat direalisasikan secara bertahap,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Merigi Sakti, Ismet, A.Kp., M.E., mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat serta dukungan DPRD Bengkulu Tengah dalam Musrenbang kecamatan.
“Seluruh usulan akan kami ringkas menjadi delapan prioritas utama untuk dibawa ke Musrenbang tingkat kabupaten,” jelasnya.
Kegiatan Musrenbang ditutup dengan penandatanganan berita acara bersama sebagai komitmen awal dalam mewujudkan pembangunan Merigi Sakti yang mandiri dan sejahtera.
Sinergi antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat diharapkan mampu mendorong terwujudnya Bengkulu Tengah yang maju dengan aspirasi rakyat sebagai fondasi utama. (BR) Rizon adv












