Tingkatkan PAD, Bapenda Berikan Inovasi Transformasi Era Digital dan Wajib Pajak Terintegrasi

- Penulis

Selasa, 24 Agustus 2021 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket.Poto : Bapenda Berikan Inovasi Transformasi Era Digital dan Wajib Pajak Terintegrasi

Kota Bengkulu,Beritarafflesia.com– Di era digital, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu terus menghadirkan berbagai inovasi dalam melayani masyarakat. Kali ini, melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui berbagai program yang terukur dan berkesinambungan.

Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah Sri Putri Yani melalui Kepala Bidang Pajak Daerah (P1) Zainul Arifin menyampaikan bahwa Bidang Pajak Daerah tengah berupaya mengintegrasikan Wajib Pajak Daerah ke-3 OPD Sekaligus.

“Saat ini kami sedang berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan catatan sipil (Disdukcapil), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) untuk melengkapi dokumen-dokumen wajib pajak baik secara administrasi usaha, kependudukan dan interkoneksi antar OPD,” ujar Arif.

Di masa pandemi dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sekarang ini, merupakan momentum tepat Bapenda untuk berinovasi dalam mengintegrasikan wajib pajak dengan berbagai stakeholder sebagai upaya optimalisasi PAD dan kemudahan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga  Kapolda Bengkulu Terima Penghargaan “Presisi Award” dari Lemkapi

“Kita akan tarik data NIB (Nomor Izin Berusaha) dari OSS (One single submission) di DPMPTSP dan NIK (Nomor induk Kependudukan) di Disdukcapil agar proses identifikasi wajib pajak, pelayanan dan penegakan perda bisa di realisasikan lebih cepat,” kata Arif.

Tak hanya itu, Bapenda juga akan meregistrasi ulang secara keseluruhan wajib pajak dan merilis aplikasi E – SPTPD (Elektronik Surat Pemberitahuan Pajak Daerah) untuk memudahkan proses pelaporan dan penyetoran wajib pajak ke Kas Daerah Kota Bengkulu.

“Registrasi online wajib pajak akan dirilis bersama Aplikasi E-SPTPD yang nantinya  bisa di download di playstore masing-masing wajib pajak, sehingga wajib pajak bisa cepat memberikan laporan pajak nya setiap bulan. Inilah sebuah inovasi yang menguntungkan warga, apalagi dimasa pandemi,” tutupnya.

Untuk diketahui, Bidang Pengelolaan Pajak Daerah (PP1) juga aktif melakukan proses rutin penagihan dan monitoring 5 (lima) Wajib Pajak Self Assesement dan seperti hotel, restoran, parkir dan hiburan, 2 (Dua) Wajib Pajak Official Assessment, Pajak reklame dan air tanah.”(rn)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Respons Cepat Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Tangani Penembakan di Dekai, Dua Warga Sipil Terluka dan Pelaku Diburu
Karnaval Batik Internasional 2026 Meriah, 10 Ribu Pengunjung Padati Kota Bengkulu
188 PNS Pemprov Bengkulu Diambil Sumpah, Ditekankan Disiplin dan Profesionalitas
Dipimpin Wakil Walikota, Pencarian Korban Tenggelam di Jenggalu Terus Berlangsung
HP Wartawati Dirampas Saat Rekam Dugaan Pungli di Pantai Zakat
Syukuran HUT ke-18 Partai Gerindra Bengkulu, Perkuat Konsolidasi Kader
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi Hadiri Takziah Warga Kebun Tebeng
Pemkot Bengkulu Tegaskan Aksi Buang Sampah di Kantor Wali Kota dan DPRD Langgar Hukum
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 09:34 WIB

Respons Cepat Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Tangani Penembakan di Dekai, Dua Warga Sipil Terluka dan Pelaku Diburu

Senin, 20 April 2026 - 10:09 WIB

Karnaval Batik Internasional 2026 Meriah, 10 Ribu Pengunjung Padati Kota Bengkulu

Rabu, 8 April 2026 - 19:50 WIB

188 PNS Pemprov Bengkulu Diambil Sumpah, Ditekankan Disiplin dan Profesionalitas

Senin, 6 April 2026 - 08:37 WIB

Dipimpin Wakil Walikota, Pencarian Korban Tenggelam di Jenggalu Terus Berlangsung

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:32 WIB

HP Wartawati Dirampas Saat Rekam Dugaan Pungli di Pantai Zakat

Berita Terbaru