Ketua Komisi I DPRD Kota Teuku Pertanyakan PBB Pelindo

- Penulis

Kamis, 7 Oktober 2021 - 22:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi I DPRD Kota Bengkulu, Teuku Zulkarnain
KOTA BENGKULU,Beritarafflesia.com – Ketua Komisi I DPRD Kota Bengkulu, Teuku Zulkarnain mempertanyakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) PT Pelindo II (Persero) yang berada di Pulau Baai Bengkulu.
Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) terhadap perusahaan PT Pelindo II (Persero) ini di pertanyakan, Lantaran masih banyak lahan perusahaan plat merah yang tidak membayar pajak, sehgingga legislatif kota Bengkulu mulai geram dan akan segera melakukan pengkajian ulang.
Menurut Teuku, dari data Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bengkulu, bahwa lahan PT Pelindo II Bengkulu yang sudah tersertifikat seluas 1.200 hektar (ha). Tapi, PBB yang dibayarkan Pelindo hanya seluas 11 ribu m².
“Artinya yang di bayar pelindo pajak tersebut selama ini hanya 1 hektar. Saya yakin yang mereka bayar itu hanya areal perkantoran saja, dan ini perlu dikaji ulang nilai pajak yang dibayarkan” Ungkap Teuku, Kamis (7/10/2021).
Ketua DPD PAN Kota Bengkulu itu pun mempertanyakan lahan-lahan PT Pelindo lain yang belum dibayarkan PBB-nya, dengan luasan lahan sekitaran 1200 hektar.
“Dengan luasan tersebut tapi cuma bayar pajak Rp100 juta. Padahal PBB itu pajak bumi bangunan, berarti tak cuma lahan yang ada bangunan kantor saja yang dibayar,” imbuhnya.
Ia kembali menegaskan lahan-lahan PT Pelindo lainnya, baik yang termanfaatkan atau tidak termaafkan, juga mesti harus dibayar pajaknya (dipungut PBB, red).
“Misal, lahan yang saat ini menjadi stockpile batubara, PLTU, perkantoran PT Pertamina, eks lokalisasi, lahan yang ada kebun sawit, nah itu bayar pajak PBB tidak? Harusnya PT Pelindo bayarkan itu,” papar Teuku.
Dia pun berharap Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bengkulu bisa memaksimalkan pendapatan dari sektor PBB Pelindo tersebut, supaya PAD Kota Bengkulu bisa meningkat. “Bapenda harus kejar ini, jangan sampai lost saja,” kata dia.
Sementara itu, Plt Kepala Bapenda Kota Bengkulu Sri Putri Yani mengatakan bahwa lahan Pelindo yang dipungut PBB ada lebih kurang 11 ribu meter persegi.
“Keselurahan ada 13 NOP dan untuk 13 NOP ini, mereka sudah bayar,tapi kita tetap akan telusuri, berapa jumlah keseluruhan lahan pelindo itu nantinya  ” ujar Sri.(Phr)
Share
Baca Juga  Meski Sudah Pensiun, Jiwa Korsa Dampkar Yusri Tidak Pernah Pudar

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Respons Cepat Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Tangani Penembakan di Dekai, Dua Warga Sipil Terluka dan Pelaku Diburu
Karnaval Batik Internasional 2026 Meriah, 10 Ribu Pengunjung Padati Kota Bengkulu
188 PNS Pemprov Bengkulu Diambil Sumpah, Ditekankan Disiplin dan Profesionalitas
Dipimpin Wakil Walikota, Pencarian Korban Tenggelam di Jenggalu Terus Berlangsung
HP Wartawati Dirampas Saat Rekam Dugaan Pungli di Pantai Zakat
Syukuran HUT ke-18 Partai Gerindra Bengkulu, Perkuat Konsolidasi Kader
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi Hadiri Takziah Warga Kebun Tebeng
Pemkot Bengkulu Tegaskan Aksi Buang Sampah di Kantor Wali Kota dan DPRD Langgar Hukum
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 09:34 WIB

Respons Cepat Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Tangani Penembakan di Dekai, Dua Warga Sipil Terluka dan Pelaku Diburu

Senin, 20 April 2026 - 10:09 WIB

Karnaval Batik Internasional 2026 Meriah, 10 Ribu Pengunjung Padati Kota Bengkulu

Rabu, 8 April 2026 - 19:50 WIB

188 PNS Pemprov Bengkulu Diambil Sumpah, Ditekankan Disiplin dan Profesionalitas

Senin, 6 April 2026 - 08:37 WIB

Dipimpin Wakil Walikota, Pencarian Korban Tenggelam di Jenggalu Terus Berlangsung

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:32 WIB

HP Wartawati Dirampas Saat Rekam Dugaan Pungli di Pantai Zakat

Berita Terbaru

Polda Bengkulu

Kapolda Jabar Pimpin Langsung Pengamanan May Day di Bandung

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:28 WIB