Tingkatkan Ekonomi Nelayan, Pemprov Bersama BMKG Luncurkan Aplikasi Cuaca

- Penulis

Rabu, 13 Oktober 2021 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tingkatkan Ekonomi Nelayan, Pemprov Bersama BMKG Luncurkan Aplikasi Cuaca

BENGKULU,Beritarafflesia.com- Asisten II Setda Provinsi Bengkulu bidang Perekonomian dan Pembangunan, Yuliswani mewakili Gubernur membuka Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) 2021 Provinsi Bengkulu di Aula UPTD Pelabuhan Perikanan Provinsi Bengkulu Kelurahan Sumber Jaya, Kecematan Kampung Melayu Kota Bengkulu, Rabu (13/10/2021).

Asisten I Pemerintah provinsi Bengkulu Yuliswani,SE.MM mengatakan, Tujuan membuka Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) 2021 ini guna untuk membantu nelayan dalam menangkap ikan di laut sehingga  hasil mereka lebih di tingkatkan, aman, dan nelayan dapat sejahtera dengan hasil tangkapannya karena semuanya sudah terprediksi lewat aplikasi (https://maritim.bmkg.go.id/inawis).

Poto Bersama usai membuka Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) 2021 Provinsi Bengkulu di Aula UPTD Pelabuhan Perikanan Provinsi Bengkulu

“Nelayan selama ini telah mempunyai kearifan lokal dalam membaca cuaca, dan dengan hadirnya metode ini tentu juga akan sangat membantu nelayan dalam meningkatkan hasil tangkapan,” ujar Yulis usai acara.

Lebih lanjut Yulis berharap agar kegiatan ini dapat berlanjut ke kabupaten/kota karena menurutnya 6 kabupaten lain yang ada di Provinsi Bengkulu juga berada di sepanjang garis pantai dan profesi masyarakatnya juga mayoritas nelayan.

Baca Juga  Sangat Meria! Diwarnai Kembang Api, Gubernur Rohidin Resmi Tutup Festival Tabut 2023

“Ke depan semoga kegiatan ini dapat berlanjut di kabupaten lain, sebab Bengkulu mayoritas masyarakatnya berada di sempadan garis pantai,” terangnya.

Kepala Pusat Meterologi Maritim BMKG Eko Prasetyo menyampaikan adanya aplikasi Cuaca

Sementara Kepala Pusat Meterologi Maritim BMKG Eko Prasetyo menyampaikan adanya aplikasi ini tentu dapat memudahkan para nelayan untuk mengetahui bagaimana potensi Cuaca Ektrim yang akan terjadi selama pelayaranya dan juga bisa mengetahui Peta Prakiraan Daerah Penangkapan Ikan (Peta PDPI) di wilayah Indonesia.

“BMKG serius mengawal dari sisi keselamatan beraktivitas sehingga masyarakat nelayan bisa menyesuaikan ke mana akan menangkap ikan, posisinya di mana sesuai titik koordinatnya, dan nelayan dapat menyiapkan perbekalan yang harus dibawa serta mengantisipasi dalam menghadapi cuaca ektrim sehingga bisa melaut dengan aman,” jelas Eko.(Phr)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Pungli dan Gratifikasi, Kominfotik Bengkulu Tegaskan Komitmen Bersama
Pemprov Bengkulu Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Megathrust Lewat Latihan Gabungan
Kopi Bengkulu Siap Naik Kelas, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Daya Saing Global
Peluncuran MTQ XXXVII Bengkulu 2026 Resmi Digelar, Kabupaten Seluma Siap Jadi Tuan Rumah
Rakor Pemprov dan TNI, Bengkulu Siap Antisipasi Bencana Megathrust
Banjir Bandang Terjang Kabupaten Lebong, Gubernur Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan
Menuju Kawasan Industri Pulau Baai, Pemprov Bengkulu Himpun Pelaku Usaha
Pemprov Bengkulu Ungkap Capaian 2025, Ekonomi Tumbuh 4,80 Persen
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 11:50 WIB

Cegah Pungli dan Gratifikasi, Kominfotik Bengkulu Tegaskan Komitmen Bersama

Sabtu, 18 April 2026 - 22:46 WIB

Pemprov Bengkulu Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Megathrust Lewat Latihan Gabungan

Sabtu, 18 April 2026 - 22:24 WIB

Kopi Bengkulu Siap Naik Kelas, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Daya Saing Global

Senin, 13 April 2026 - 16:27 WIB

Peluncuran MTQ XXXVII Bengkulu 2026 Resmi Digelar, Kabupaten Seluma Siap Jadi Tuan Rumah

Jumat, 10 April 2026 - 08:20 WIB

Rakor Pemprov dan TNI, Bengkulu Siap Antisipasi Bencana Megathrust

Berita Terbaru

Polresta Bengkulu

Polresta Bengkulu Datangi TKP Penemuan Mayat Seorang Pria

Rabu, 22 Apr 2026 - 13:57 WIB