Belajar Tatap Muka, Pemkot Gencarkan Vaksinasi Pelajar Usia 12-17 Tahun

- Penulis

Rabu, 3 November 2021 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu terus mendorong program vaksinasi bagi pelajar

Kota Bengkulu,Beritarafflesia.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu terus mendorong program vaksinasi bagi pelajar guna persiapan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di masing-masing daerah.

Kegiatab Vaksinasi ini sangat penting untuk melindungi setiap insan pendidikan dan keluarga dari terpaparan COVID-19. maka dari itu, pemerintah telah memberikan izin vaksinasi untuk pelajar atau kategori usia 12 -17 tahun sejak awal Juli 2021 dan terus mendorong pelaksanaannya di berbagai daerah. Vaksinasi pelajar diharapkan akan memperkuat persiapan menuju penerapan PTM terbatas di daerah.

Pelaksanaan PTM terbatas ini mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri (Mendikbud, Mendagri, Menkes dan Menag) tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi Covid-19.

Kepada wartawan Kadisdik Sehmi menyebutkan, pelajar lebih aman mengikuti belajar tatap muka setelah divaksin.

“Tapi ini bukanlah syarat utama dalam menggelar belajar tatap muka melainkan untuk penanggulangan paparan pandemi Covid-19, dan target pemerintah agar semua tenaga pendidikan bebas Covid-19 itu yang di harapkan,” ungkap Sehmi.rabu (3/11/2021)

Baca Juga  Pemkot Bengkulu Siap Ikuti Amanah Presiden RI Terapkan Konsep Kota Hijau 

Pasalnya, Walikota Bengkulu Helmi Hasan memiliki program vaksin masal untuk masyarakat sekaligus vaksin pelajar yang ada di Kota Bengkulu, namun hingga saat ini angka vaksinasi pelajar (remaja) masih terhitung rendah.

Baru-baru ini, Kadis Kominfo Eko Agusrianto juga menegaskan, masing-masing sekolah menyiapkan jadwal vaksinasi yang disiapkan oleh tim Dinkes, dan awal November masing-masing sekolah sudah melaporkan jadwal ke Dinas Pendidikan.

“Masing-masing kepala sekolah agar segera mengumpulkan data tenaga pendidik, dari siswa/i, staf dan dewan guru. November data vaksin harus sudah siap, dan kita minta setiap guru selalu memberikan pemahaman dan sosialisasi bahwa pentingnya vaksin ke setiap orangtua atau wali murid,” tutupnya.(BR1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu
Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD
Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Edi Hariyanto Tolak Parkir Indomaret-Alfamart Jadi Solusi Lapangan Kerja: Jangan Bebani Rakyat
Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu

Rabu, 30 September 2026 - 14:40 WIB

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD

Selasa, 29 September 2026 - 16:00 WIB

Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar

Berita Terbaru