Larangan Ekspor Dicabut, Petani 6 Kabupaten Di Prov Bengkulu Apresiasi Presiden RI

- Penulis

Sabtu, 21 Mei 2022 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Larangan Ekspor Dicabut, Petani 6 Kabupaten Di Prov Bengkulu Apresiasi Presiden RI

Larangan Ekspor Dicabut, Petani 6 Kabupaten Di Prov Bengkulu Apresiasi Presiden RI

Bengkulu, Beritarafflesia.com  – Setelah larangan ekspor resmi dicabut , sejumlah petani dari 6 Kabupaten yang ada di Provinsi Bengkulu memberikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo.

Adapun petani dari enam kabupaten di provinsi Bengkulu yang memberikan apresiasi kepada presiden tersebut yakni petani yang berasal dari kabupaten Seluma, Bengkulu Tengah ( Benteng), Kaur, Mukomuko, Bengkulu Selatan dan Bengkulu Utara.

Petani Yang Mengapresiasi Presiden RI

Para petani yang memberikan apresiasi secara langsung diantaranya Harnudianto (43) warga Desa Padang Manis Kecamatan Kaur Utara Kab. Kaur Provinsi Bengkulu, Dedek Saputra (25) warga Desa Padang Manis Kecamatan Kaur Utara Kab. Kaur Provinsi Bengkulu, Jeki Nopriansyah ( 32 ) warga Desa Muara Sahung kec muara sahung Kab. Kaur Provinsi Bengkulu, Dedi Kurniawan (25) warga Desa Wayhawang kec maje Kab. Kaur Provinsi Bengkulu, Joko Sawidi warga Desa Sibak Kecamatan IPUH Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu, Zulkifli warga Desa Sibak Kecamatan IPUH Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu, Purwanto Warga Desa Napal Jungur kecamatan Lubuk Sandi Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu, Zulkarnain Warga desa Riak Siabun Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu, serta H. Suratno warga Kelurahan Rimbo Kedua Kecamatan Seluma Selatan Provinsi Bengkulu.

Baca Juga   Provinsi Bengkulu Dapat Alokasi haji Sebanyak 1.636 Orang Tahun 2024

“Terima kasih bapak presiden yang telah mencabut larangan ekspor sehingga harga TBS dapat naik kembali.” ucap Zulkifli.

Para petani juga merasa sangat bersyukur dengan kebijakan dari presiden dan juga Pemerintah yang telah mencabut larangan ekspor CPO yang sangat berdampak bagi kelangsungan hidup petani sawit.

“Dengan di ijinkan lagi ekspor CPO langsung berdampak dan harga langsung melonjak hingga menjadi harga Rp. 2.675 perkilonya . salam para petani.” Kata Ispar. (BR)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu Pacu Verval Kopdes Merah Putih agar Segera Beroperasi
HUT ke-81 PMI, Sekdaprov Herwan Antoni Tegaskan Komitmen Kemanusiaan
Pemprov Bengkulu Perkuat Dukungan untuk Koperasi Desa Merah Putih
Pemprov Bengkulu Tinjau Infrastruktur Pengendali Banjir Sungai Air Bengkulu, Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Gubernur Helmi Hasan Resmikan Titik Nol Jalan Simpang 4 Gunung Selan- Lais
Jelang Operasional, Pemprov Bengkulu Matangkan Verifikasi Gerai Koperasi Desa Merah Putih
Terima Audiensi Kepala Kanwil DJPb, Helmi Hasan Tegaskan Pentingnya Sinergi Pembangunan
Jelang Wajib Halal 18 Oktober, Pemprov Bengkulu Matangkan Kesiapan RPH
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Pemprov Bengkulu Pacu Verval Kopdes Merah Putih agar Segera Beroperasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:05 WIB

HUT ke-81 PMI, Sekdaprov Herwan Antoni Tegaskan Komitmen Kemanusiaan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemprov Bengkulu Perkuat Dukungan untuk Koperasi Desa Merah Putih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Pemprov Bengkulu Tinjau Infrastruktur Pengendali Banjir Sungai Air Bengkulu, Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Gubernur Helmi Hasan Resmikan Titik Nol Jalan Simpang 4 Gunung Selan- Lais

Berita Terbaru