Beritarafflesia.com – Bupati Bengkulu Utara, Mian menyambut kunjungan Deputi Pemerataan Pembangunan Wilayah dan Penanggulangan Bencana, Kemenko PMK (Pembangunan Manusia dan Kebudayaan) Letjen TNI (Purn) Sudirman, bersama Plt Direktur Jenderal pembangunan dan pengembangan Kawasan transmigrasi, Kementerian Desa PDTT (Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi), Rajumber Prihatin beserta rombongan, di Balai Desa Giri Kencana, Kamis (30/06/22).
Hadir Asisten Deputi Bid Pemberdayaan kawasan dan Mobilitas Sosial Kemenko PMK, Plt Dirjen pembangunan dan pengembangan Kawasan Transmigrasi, Direktur Perencanaan dan direktur pembangunan kawasan transmigrasi Kemendes PDTT, serta perwakilan Bappenas, Kemenkes, Kementerian PUPR dan Kemenpora dan turut dihadiri Kepala OPD terkait, beserta seluruh camat wilayah kawasan KTM Lagita.
Adapun tujuan kunjungan tersebut membahas terkait percepatan pembangunan dan infrastruktur di kawasan tumbuh baru KTM Lagita.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati BU mengajak dan meninjau langsung titik lokasi abrasi pantai di Desa Dusun Raja Kecamatan Lais. Hal tersebut memastikan kondisi yang sangat mengkhawatirkan dimana awalnya terdapat 7 titik, namun akibat intensitas curah hujan yang tinggi menjadi 9 titik abrasi pantai Barat di wilayah Bengkulu Utara.
Tidak menyia-nyiakan kesempatan, Bupati BU juga telah mengajukan usulan pembangunan infrastruktur, yakni Pembangunan Jalan Air Muring-Tugu Garuda, jalan Giri Mulya Ketahun, Abrasi pantai Barat Bengkulu Dusun Raja Lais, Pengamanan pantai sepanjang jalan lintas Sumatera dan jalan non status.
Dalam rangka peninjauan pusat kawasan tumbuh baru KTM Lagita. Bupati Mian menyampaikan bahwa Kehadiran Deputi Kemenko PMK beserta Dirjen Kemendes PDTT dan rombongan merupakan bagian tindak lanjut menyiasati percepatan pembangunan kawasan KTM Lagita pusat tumbuh baru.
“Sehingga, kita berharap dua tahun terakhir 2023 – 2024 Pemerintah BU dapat lompatan yang strategis, ending-nya dari kawasan tumbuh baru bisa dirasakan oleh masyarakat menjadi bagian ekonominya barometer di Bengkulu Utara,” harap Bupati Mian.
“Ada beberapa usulan yang kita sampaikan kepada deputi dan bapak Dirjen yakni terkait usulan penyediaan sarana dan prasarana RSUD KTM Lagita, lanjutan tahap pembangunan Islamic Center, rencana pembangunan SMK Maritim, pembangunan sport center, rencana pengembangan pusat perbelanjaan pada KPB KTM Lagita dan pembangunan infrastruktur di Kab BU,” jelas Bupati Mian.
Pada kesempatan itu, Bupati BU Mian juga meminta dukungan kepada Deputi Kemenko PMK dan Dirjen Kemen PDTT terkait pembangunan infrastruktur dan pembangunan di kawasan KTM Lagita.
“Mudah mudahan ini semua cepat terealisasi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Utara sangat mengharapkan dukungan dari seluruh masyarakat dan tentunya juga pemerintah pusat dan provinsi,” harap Bupati BU.
Sementara itu, Kemenko Sudirman mengutarakan bahwa dalam rangka melaksanakan monitoring dan evaluasi bersama di Kabupaten BU, sebagai salah satu kawasan prioritas nasional.
“Sengaja kami mengajak beberapa kementerian/lembaga terkait kebijakan transmigrasi datang ke kab BU melihat langsung kondisi perkembangan kawasan dan masyarakat di KTM Lagita,” kata Sudirman.
“Kita tetap terus memberikan dukungan dan bersinergi untuk mewujudkan penyelenggaran fokus pada peningkatan SDM, pemenuhan Infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” jelas Sudirman.
Sudirman juga menyampaikan bahwa Kemenko PMK telah memfasilitasi terwujudnya penandatanganan Berita Acara kesepakatan dukungan penyelenggaraan Transmigrasi oleh kementerian/lembaga terkait, sehingga menjadi pendorong untuk mempermudah terwujudnya integrasi dan sinergi program/kegiatan daerah.
“Saya berharap semua dapat berkontribusi aktif dan berinovasi melakukan kerjasama dengan semua pihak,” tutupnya.












