Bengkulu Utara, Beritarafflesia.com.- Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, S.E., M.AP, bergerak cepat menyambangi warga yang terdampak musibah kebakaran rumah di Desa Argamulya, Kecamatan Padang Jaya, Sabtu (31/1/2026).
Musibah kebakaran tersebut terjadi pada Jumat sore (30/1/2026) sekitar pukul 16.00 WIB dan mengakibatkan empat unit rumah warga hangus terbakar. Adapun warga yang terdampak yakni Sungadi (66), Suyanti (44), Panji Fiki Efendi (34), serta Sri Utami (57) dan Nanang Rohimin (25) yang merupakan dua kepala keluarga dalam satu rumah.
Berdasarkan keterangan sementara, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik dari bagian dapur rumah milik Suyanti. Saat kejadian, seluruh rumah dalam keadaan kosong. Dua pemilik rumah sedang mempersiapkan dagangan ke Tanah Tinggi, sementara tiga lainnya tengah mengikuti kegiatan pengajian rutin di lingkungan setempat.
Upaya pemadaman dilakukan secara gotong royong oleh warga sekitar dan dibantu Tim Pemadam Kebakaran yang mengerahkan empat unit armada ke lokasi kejadian. Api berhasil dipadamkan dan tidak merembet ke bangunan lainnya. Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp600 juta.

Dalam kunjungannya, Bupati Arie Septia Adinata menyampaikan rasa prihatin dan duka mendalam atas musibah yang menimpa warganya. Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban pascakebakaran.
“Pemerintah daerah turut prihatin atas musibah kebakaran ini. Semoga bantuan yang kami berikan dapat membantu dan meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak,” ujar Bupati Arie.
Sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara menyalurkan bantuan kepada lima kepala keluarga terdampak berupa bantuan logistik dan kebutuhan dasar untuk menunjang kehidupan sementara para korban.
Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik, serta memastikan kondisi rumah aman saat ditinggalkan. (Br)












