Beritarafflesia.com – Bersinergi bersama Perbanusa (Persatuan Bank Sampah Nusantara), Organisasi Eco enzyme Nusantara memperkenalkan pembuatan eco enzyme dalam rangka memperingati hari lingkungan hidup sedunia (Word Environment Day), bertempat di pantai pasir putih Bengkulu, Sabtu (11/06/22).
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai kalangan, seperti ibu-ibu PKK, anak-anak Pramuka, pelajar, partisipan dari mahasiswa pecinta alam, petani organik, hingga aktivis pecinta lingkungan.
Wakil ketua eco enzyme Nusantara, Eko Sumartono mengungkapkan bahwa kegiatan ini di latar belakangi oleh adanya pertanyaan yang muncul terhadap bagaimana cara mengolah limbah organik sebelum membusuk dan dibuang ke TPA.
“Alhamdulillah tahun ini sudah terbentuk 34 DPD, di bengkulu sendiri sudah berjalan 2 tahun, dan kami mengajak masyarakat Bengkulu agar sebelum limbah organik dibuang ke TPA, seperti kulit buah dan sayur kita olah menjadi cairan eco enzyme,” jelas Eko.

Sedangkan limbah organik yang telah membusuk, seperti sisa nasi, akan diolah ke dalam Komposter.
Eko berharap mulai dari kalangan rumah tangga untuk dapat memilah dan memanfaatkan limbah yang dapat diolah kembali sehingga kedepan tidak ada lagi penumpukan sampah.
“Kita membantu teman-teman pemerintah, kita membantu semua masyarakat, supaya sampah tidak lagi menumpuk di TPS ataupun di TPA,” harap Eko.
Kemudian Eko menyebut bawa cairan eco enzyme ini memiliki berbagai manfaat, seperti sebagai aromaterapi, cairan pembersih lantai, untuk menjernihkan air, menghilangkan ketombe, sebagai cairan antiseptic pada bak mandi, juga sebagai disinfektan alami.
“Temen-temen PMI diseluruh Indonesia sudah menggunakan cairan eco enzyme untuk penyemprotan, tidak ada lagi yang namanya menggunakan cairan desinfektan yang berbau menyengat, itu akan merusak paru-paru kita,” jelas Eko
Bahkan manfaat eco enzyme ini juga berguna dalam dunia kesehatan, seperti dapat mengobati penyakit asam urat.
“Ini memang sudah teruji, teman saya sudah mencoba, caranya rendam kaki dengan cairan eco enzyme dengan air hangat, selama 30 menit setiap pagi dan malam hari selama 1 bulan, dan juga dibalur dengan cairan eco enzyme, alhamdulillah sembuh,” jelas Eko.
Plt. Kepala DLHK Provinsi Bengkulu, Safnizar mengatakan bahwa upaya ini telah dilakukan oleh beberapa masyarakat, khususnya Kelurahan Pondok Besi. Yang dibina oleh komunitas pecinta lingkungan, namun jumlahnya masih sangat sedikit.
“Mungkin dukungan dari semua pihak sangat diperlukan agar upaya ini lebih masif dan lebih dirasakan lagi manfaatnya secara luas,” ungkap Safnizar.
Saat ini DLHK provinsi sedang bekerja sama bersama komunitas pecinta lingkungan dalam mengaplikasikan teknologi eco enzyme dalam berbagai kebutuhan.
“Bahkan pak Sekda sudah bercita-cita dan berharap kalau eco enzyme ini kita kelola secara serius bisa jadi produk lokal unggulan yang akan kita patenkan menjadi produk provinsi Bengkulu, dan akan di adop dan dimanfaatkan oleh masyarakat provinsi Bengkulu,” tambahnya.

Kristin, salah satu Ibu Rumah Tangga (IRT) menuturkan bahwa selain ekonomis, eco enzyme juga berdampak pada kesuburan tanah dan lingkungan.
“Kalau dari kalangan rumah tangga sudah membuat eco enzyme, maka lingkungan kita akan bersih, serta dampak pengaplikasian dari itu sendiri akan membuat tanah semakin bagus, subur, karena selama ini sudah didominasi oleh bahan kimia,” ungkap Kristin.
Kemudian Kristin juga mengatakan bahwa cairan eco enzyme ini serbaguna untuk pembersih ekonomis bagi rumah tangga, sehingga kedepan tidak lagi menggunakan cairan pembersih dari bahan kimia.
“Kita menggunakan eco enzyme sebagai pembersih lantai, sehingga kedepannya kita tidak lagi menggunakan pembersih lantai dari bahan kimia, eco enzyme lebih alami, lalat juga tidak mau walaupun ini mengandung tetes tebu, rumah akan menjadi lebih harum, dan cairan ini juga bisa digunakan sebagai aromaterapi, serta berfungsi sebagai anti radiasi,” jelas Kristin.
Kristin berharap agar setiap keluarga dapat menggunakan eco enzyme, sehingga kedepan masyarakat Indonesia, khususnya Bengkulu akan asri kembali dan lebih ekonomis. (Pzr) (Adv)












