Beritarafflesia.com – Perambahan hutan Seblat di Bengkulu Utara dan Mukomuko makin marak, terbaru sedikitnya ada sekitar 52 hektare hutan Seblat yang dirambah hingga mengancam populasi gajah Sumatera.
Berdasarkan penjelasan dari penanggung jawab konsorsium bentang alam alam Seblat, Ali Akbar mengatakan bahwa luasan bentang alam Seblat berjumlah sekitar 320 hektare yang berada di wilayah administrasi kabupaten Mukomuko dan Bengkulu Utara.
Dari hasil riset yang dilakukan pihaknya, ditemukan kerusakan hutan akibat perambahan sekitar 52 hektare, dengan rincian 39 hektar atau 49% menjadi hutan lahan kering, dan 23 hektare atau 29% beralih fungsi menjadi non hutan.
“Analisis tutupan hutan yang dilakukan di wilayah kerja konsorsium bentang alam Seblat seluas 80.987 hektare,” jelas Ali, Minggu (06/03/22)
Dari kejadian tersebut, hal ini berimbas pada populasi gajah pada tahun 2010-2021 terdata 100 hingga 150 ekor gajah Sumatera di Bengkulu, kemudian saat dilakukan pendataan kembali pada tahun 2017 dan mencari keberadaan gajah di habitatnya hanya ditemukan tidak lebih dari 50 ekor gajah.
Selain populasi menurun gajah kerap ditemui dalam kondisi tidak bernyawa.
“Dari hasil pendataan terakhir di 2017 tidak lebih dari 50 ekor gajah yang ditemukan dalam 4 tahun terakhir ada tiga ekor gajah mati tidak alami diduga karena diracun ditembak dan diburu seperti 2021 lalu di sekitar gajah yang mati ditemukan ada racun,” tambahnya.
Kepala dinas lingkungan hidup dan kehutanan (DLHK) provinsi Bengkulu Safnizar, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa laporan tersebut sudah ditindaklanjuti oleh bidang terkait di DLHK provinsi Bengkulu.
“Sudah dilakukan tindak lanjut, silahkan koordinasi dengan kepala bidang terkait yakni bidang perencanaan pemanfaatan dan perlindungan KSDAE,” kata Safnizar.
Kemudian Kepala bidang perencanaan pemanfaatan dan perlindungan KSDAE DLHK provinsi Bengkulu, Syamsul menjelaskan bahwa terkait laporan kejadian tersebut sudah ditindaklanjuti dengan melayangkan surat pemanggilan kepada dua terduga pelaku perambah hutan. (Adv)












