Blank Spot Masih Terjadi Di 80 Desa Provinsi Bengkulu

- Penulis

Kamis, 11 Agustus 2022 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu Dempo Xler S.IP M.AP

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu Dempo Xler S.IP M.AP

Bengkulu,Beritarafflesia.com – Masih terjadi di Provinsi Bengkulu dengan total sebanyak 80 desa mengenai persoalan blank spot yaitu suatu kondisi di mana suatu tempat tidak tersentuh atau tidak terlingkupi oleh sinyal komunikasi termasuk jaringan internet atau titik kosong jaringan telekomunikasi.

Mengenai hal itu, Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu Dempo Xler SIP MAP menegaskan, persoalan blank spot jaringan telekomunikasi harus cepat diatasi, Kamis (11/08/22).

Pihaknya menargetkan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu tahun 2024 mendatang tidak ada lagi desa yang tidak ada jaringan telekomunikasi.

“Kita targetkan bersama dengan DPRD. Tahun 2024 tidak ada lagi desa blank spot,” ujar Dempo.

Kemudian ia menjelaskan, untuk mengatasi desa blank spot, tentu harus menggunakan solusi kreatif dan inovatif. Tentunya dengan keterbatasan APBD Provinsi Bengkulu, juga dibutuhkan biaya murah. Caranya dengan membangun tower base transceiver system secara mandiri di 80 desa tersebut.

Baca Juga  Kunker Komisi I DPRD Provinsi, Laksanakan Studi Banding Di Jambi 

“Jika tower Base Transceiver System (BTS) itu bisa dibangun, maka semua desa pasti ada sinyal cellular,” jelasnya. 

Selanjutnya, ia menegaskan bahwa desa bebas blank spot itu tujuannya untuk mendukung program pemerintah pusat yang sedang melaksanakan program Satu Data Indonesia (SDI). Terlebih pemprov juga telah memprogramkan hal sama, atas akselerasi program pemerintah pusat dan daerah.

 “Jika teratasi, maka akan terwujudnya sarana komunikasi publik yang terintegrasi,” ucap Dempo. 

Lebih lanjut, jaringan telekomunikasi saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Karena atas lancarnya jaringan telekomunikasi maka ekonomi desa juga secara otomatis akan tumbuh. Begitupun dengan wisata desa, pendidikan dan pelayanan publik akan meningkat.

“Masyarakat tentu akan meningkatkan pengetahuan dari penyampaian informasi yang lebih cepat dan akurat,” lanjut Dempo. 

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Ketua I DPRD Bengkulu Perjuangkan Irigasi Sawah Baru 200 Hektare di Enggano
DPRD Provinsi Bengkulu Studi Kunjungan ke UPSPLL Jakarta, Pelajari Teknologi Pengendalian Lalu Lintas Modern
DPRD Bengkulu Terima Aspirasi Ikatan Mahasiswa Papua, Soroti Isu Kemanusiaan dan Pembangunan Berkeadilan
Paripurna DPRD Bengkulu, Eksekutif Didesak Siapkan Materi Sejak Dini
DPRD Bengkulu Sambut Positif Rencana Kunjungan Menko Pangan Zulkifli Hasan
Ketua DPRD Bengkulu Sambut Kajati Baru, Perkuat Sinergi Kawal Pembangunan
Komisi III DPRD Bengkulu Sidak Jembatan Air Matan Seluma yang Ambrol
Komisi III DPRD Bengkulu Sidak Proyek Jalan Rp51 Miliar, Soroti Pengawasan dan Kualitas Pekerjaan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:16 WIB

Wakil Ketua I DPRD Bengkulu Perjuangkan Irigasi Sawah Baru 200 Hektare di Enggano

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:22 WIB

DPRD Provinsi Bengkulu Studi Kunjungan ke UPSPLL Jakarta, Pelajari Teknologi Pengendalian Lalu Lintas Modern

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:34 WIB

DPRD Bengkulu Terima Aspirasi Ikatan Mahasiswa Papua, Soroti Isu Kemanusiaan dan Pembangunan Berkeadilan

Senin, 4 Mei 2026 - 20:54 WIB

Paripurna DPRD Bengkulu, Eksekutif Didesak Siapkan Materi Sejak Dini

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:26 WIB

DPRD Bengkulu Sambut Positif Rencana Kunjungan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Berita Terbaru

Nasional

Bhabinkamtibmas Hadiri Pelepasan Siswa Kelas VI SDN 115 Kaur

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:13 WIB