Gubernur Rohidin Targetkan Bengkulu Bebas dari Penyakit Rabies

- Penulis

Rabu, 28 September 2022 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Rohidin Targetkan Bengkulu Bebas dari Penyakit Rabies

Bengkulu Beritarafflesia.com- Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menargetkan provinsi Bengkulu terbebas dari Penyakit Rabies. Penyakit rabies merupakan penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia (zoonosis) melalui gigitan hewan tertular, seperti anjing, kucing, kera, rakun, dan kelelawar.

“Perlu penanganan terstruktur dari berbagai stakeholder, baik Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan maupun aparat setempat,” kata Gubernur Rohidin pada giat Vaksinasi Rabies Dalam Rangka Memperingati World Rabies Day (WRD) Tahun 2022 di UPTD Laboratorium dan Klinik Kesehatan Hewan Sawah Lebar Kota Bengkulu, Rabu (28/9/2022).

Gubernur Rohidin Targetkan Bengkulu Bebas dari Penyakit Rabies

Pemerintah menargetkan, tambah Rohidin, tahun 2030 bebas Rabies. Namun pemetaan populasi juga menjadi hal yang penting. Jika hanya melaksanakan vaksinasi dengan jumlah vaksinasi yang terbatas tidak ada pemetaan desa mana yang selesai dengan populasi menyeluruh. Maka tidak akan bisa disimpulkan daerah tersebut telah terbebas dari Rabies atau tidak.

Baca Juga  Malam Grand Final, Bujang Gadis Provinsi Bengkulu Tahun 2022 Dinobatkan Oleh Sondy Dan Shinta

“Fokuskan dulu pada kabupaten mana, kita mapping per desa, kecamatannya, diikuti dengan tindakan di luar vaksin, itu harus dilakukan, kalau tidak seperti itu susah untuk mencapai target nasional bahkan target daerah bisa tercapai,” minta Gubernur Rohidin yang juga merupakan Pembina Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Provinsi Bengkulu.

Gubernur Rohidin Targetkan Bengkulu Bebas dari Penyakit Rabies

Sementara itu Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu Muhammad Syarkawi menjelaskan saat ini masih ada beberapa Kabupaten yang terdapat kasus Rabies di antaranya adalah Kabupaten Rejang Lebong.

“Di kabupaten lain kasus gigitan memang masih ada, hanya yang betul – betul terdiagnosa Rabies itu masih terkendali,” jelas Syarkawi.(ADV)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukung Program Bantu Rakyat, Wagub Mian Ajak 143 Pemegang IUP MBLB Bersinergi 
Pemprov Focus Matangkan Perubahan Perda, Perampingan OPD Demi Perkuat Efektivitas Pemerintahan
21 Lulusan SMK Bengkulu Siap Bekerja di Jepang, Pemprov Cetak SDM Berdaya Saing Global
BLINC 3.0 Resmi Digelar, Pemprov Bengkulu Bidik Investasi Rp5,7 Triliun Lewat Promosi Potensi Daerah
Pemprov Matangkan Rencana Penerapan Pajak Air Permukaan pada Perkebunan Kelapa Sawit
Ketua AMJ Tegaskan Media Harus Jadi Benteng Melawan Hoaks dan Menjaga Kritik Berkualitas
Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Benteng Marlborough Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
AMJ–Azwira Bengkulu Gelar Diskusi Publik “Kritik Tanpa Jerat Hukum”
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:42 WIB

Dukung Program Bantu Rakyat, Wagub Mian Ajak 143 Pemegang IUP MBLB Bersinergi 

Senin, 6 Juli 2026 - 11:26 WIB

21 Lulusan SMK Bengkulu Siap Bekerja di Jepang, Pemprov Cetak SDM Berdaya Saing Global

Senin, 6 Juli 2026 - 10:36 WIB

BLINC 3.0 Resmi Digelar, Pemprov Bengkulu Bidik Investasi Rp5,7 Triliun Lewat Promosi Potensi Daerah

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:33 WIB

Pemprov Matangkan Rencana Penerapan Pajak Air Permukaan pada Perkebunan Kelapa Sawit

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:00 WIB

Ketua AMJ Tegaskan Media Harus Jadi Benteng Melawan Hoaks dan Menjaga Kritik Berkualitas

Berita Terbaru