Ist Poto: Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring, SH
Bengkulu, Beritarafflesia.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring, SH terus gencar memaksimalkan program pengelolaan sampah Rumah Tangga, berkolaborasi bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Bengkulu.

Menurut Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring, SH saat menggelar acara Rapat Evaluasi Koordinasi dan Singronisasi Pengelolaan sampah rumah tangga menegaskan, dirinya selaku penggagas sekaligus pembina fasilitator kader lingkungan dari dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan ( DLHK) Provinsi Bengkulu bertujuan agar DPRD provinsi Bengkulu mengetahui bahwa kegiatan memilah – memilih pada pengelolaan sampah tersebut ia pastikan berlanjut.
“Jadi tujuan dari evaluasi dan perencanaan itu, supaya unsyur pimpinan DPRD provinsi mengetahui. Kemudian sesuai dengan rencana kita bersama tim fasilitator kader DLHK provinsi, program pengelolaan sampah Rumah tangga ini terus kita lanjutkan” Tegas Usin, rabu (28/12/2022)

Ketua Partai Hanura Provinsi Bengkulu ini meyebut, Evaluasi ini di lakukan karena ingin mengetahui kelemahan-kelemahan dan kekurangan yang tidak dikerjakan selama ini, apabila belum dikerjakan tahun ini, maka ia optimis untuk mendorong tim fasilitator kader DLHK agar meneruskan perjuangan pengelolaan sampah Rumah tangga ini hingga tahun 2023 nanti.
“Berkaitan dengan pencapaian program ini juga, kita menginginkan agar program ini tidak hanya di 25 Kelurahan yang sudah dilaksanakan.Namun saya berharap kedepannya terus bertambah, dan pendampingan-pendampingan serta pelatihan kepada warga agar di tingkatkan juga ” Cetus Usin

Usin juga menambahkan, pihaknya siap memback up persoalan sampah di Kota Bengkulu yang belum maksimal untuk lebih dimaksimalkan lagi. Karena persoalan sampah tidak hanya tanggungjawab pemerintah daerah melainkan tanggungjawab bersama seperti pihak-pihak swasta.
“Kita berharap kedepan tata kelola sampah itu tidak berujung ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Tetapi juga tidak ada lagi pembuangan sampah dari Rumah Tangga yang memberi kontribusi terhadap persoalan sampah di Kota Bengkulu,” Pungkas Usin.












