Berita Duka, Direktur Utama Bank Bengkulu Ahmad Irfan Tutup Usia Di RS Bhayangkara Palembang

- Penulis

Jumat, 19 Mei 2023 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu, Beritarafflesia.com,-Direktur Utama (Dirut) PT Bank Pembangunan Daerah Bengkulu atau Bank Bengkulu, Ahmad Irfan meninggal dunia pada Jumat 19 Mei 2023 pukul 02.30 WIB di RS Bhayangkara Palembang, Sumatera Selatan.

Kabar duka ini dibenarkan Corporate Secretary Bank Bengkulu, Robby Wijaya saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (19/5/2023) pagi.

“Iya benar, saya juga sedang berada di rumah duka,” kata mantan Pimpinan Cabang Bank Bengkulu Muara Aman ini.

Roby juga menyampaikan ucapan duka, dan mewakili keluarga besar Bank Bengkulu berdo’a agar alm diampuni segala dosa-dosanya dan keluarga yang ditinggal selalu mendapatkan ketabahan.

“Kami dari Bank Bengkulu, menyampaikan dukacita yang mendalam kepada Bapak Ahmad Irfan beserta keluarga,” demikian Roby.

Informasi lain, Pemegang saham PT Bank Pembangunan Daerah Bengkulu atau Bank Bengkulu telah menunjuk Ahmad Irfan sebagai Direktur Utama perseroan yang baru.

Dilansir dari berbagai sumber, Ahmad Irfan sempat menjabat sebagai Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. atau Bank BJB (BJBR) periode 2014 -2018. Ahmad Irfan melakukan banyak terobosan selama di Bank BJB hingga membawa Bank BJB menjadi salah satu Bank Pembangunan Daerah terbesar di Indonesia.

Baca Juga  Plt Walikota Apresiasi Kelurahan Jitra Ikut Bagikan Bak Sampah

Pria kelahiran Palembang, 18 Desember 1963 itu, mengawali karirnya di Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) pada 1993. Pada 1999, Bapindo dilebur bersama dengan tiga bank lainnya membentuk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Sejak saat itu atau pada 1999 Irfan bekerja di Bank Mandiri menjadi Assistant Vice President.

Ahmad Irfan sempat mengenyam pendidikan di Universitas Sriwijaya pada 1988 dan mengambil gelar magister di STIE Jakarta pada 1998 atau 10 tahun kemudian. Setelah itu, pada 2017 Ahmad Irfan mengambil gelar doktornya di Universitas Padjadjaran.(BR1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu
Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD
Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Edi Hariyanto Tolak Parkir Indomaret-Alfamart Jadi Solusi Lapangan Kerja: Jangan Bebani Rakyat
Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu

Rabu, 30 September 2026 - 14:40 WIB

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD

Selasa, 29 September 2026 - 16:00 WIB

Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar

Berita Terbaru