Muba Sebagai Daerah Capaian Tertinggi Penurunan Angka Stunting di Sumsel

- Penulis

Jumat, 9 Juni 2023 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BKKBN Sumsel Bakal Jadikan Muba Pilot Project Program Percepatan Penurunan Angka Stunting

SEKAYU,BERITARAFFLESIA.COM- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengapresiasi atas keberhasilan Pemkab Musi Banyuasin (Muba) yang berhasil menurunkan angka stunting sebanyak 5,2 persen, dimana 23,6 persen menjadi 17,7 persen di tahun 2022.

Muba Sebagai Daerah Capaian Tertinggi Penurunan Angka Stunting di Sumsel

“Betapa luar biasanya komitmen Pemkab Muba dalam menurunkan angka stunting, program yang dilaksanakan memang hasilnya membuktikan, sehingga Kabupaten Muba bisa menurunkan pravelensi angka stunting sebesar 5,2 persen. Tentu kami apresiasi, karena hanya sedikit dibawah Provinsi Sumsel, daerah lain belum ada seperti Kabupaten Muba,”ujar Kepala BKKBN Sumsel Mediheryanto SH MH saat mendatangi Pemkab Muba bertempat di Ruang Rapat Sekda Muba, Kamis (8/6/2023).

Muba Sebagai Daerah Capaian Tertinggi Penurunan Angka Stunting di Sumsel

Dikatakan Mediharyanto, dirinya sengaja hadir langsung pada rapat koordinasi ke Kabupaten Muba kali ini, dengan tujuan untuk mensinergikan dan membuat komitmen dengan memadukan tiga program yang tujuannya untuk penurunan angka stunting.

“Tiga program tersebut yakni Duta Gendre, Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR), dan Informasi Konseling Remaja (PIKR). Program ini nanti agar secara kolabkrasi dikelola oleh Dinas Kesehatan, UPKB, PKK, Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama. Kami berharao agar Kabupaten Muba bisa jadi pilot projek dalam penerapan 3 program ini, sehingga bisa menjadi role model bagi daerah lainnya. Kita yakin kalau sama-sama berkomitmen dan di impelemtasikan dengan baik pasti dapat terlaksana, sehingga penurunan angka stunting dapat terwujud,”bebernya.

Baca Juga  Momentum HUT Pramuka Ke-62, Hamka Sabri: Kenang Jasa Para Pahlawan Bentuk Kecintaan Kepada Bangsa dan Negara

Sementara itu Pj Sekda Muba H Musni Wijaya SSos MSi mengatakan, terkait dengan penurunan angka stunting Kabupaten Muba memang berkomitmen, karena memang ini program nasional dan menjadi atensi. Selain itu juga menjadi fokus bersama pemerintah pusat yakni penurunan angka kemiskinan dan juga inflasi.

“Langkah-langkah percepatan penurunan angka stunting ini sudah banyak yang lakukan, alhamdullilah membuahkan hasil dengan diturunkan pravelensi sebesar 5,2 persen. Kita tidak lagi memberikan bantuan bentuk uang, tapi kebijakan kita langsung ke sasaran berupa makanan tambahan dan pendampingan langsung, sehingga anak yang masuk kategori stunting dalam jangka tiga bulan terlihat perubahannya ke arah lebih baik,”pungkas Sekda.

Pj Sekda Muba juga menyebutkan, bahwa Pemkab Muba siap untuk dijadikan pilot projek penerapan tiga program untuk penurunan angka stunting tersebut.

“Kita yakin melalui sinergitas dengan Perangkat Daerah dan Kemenag, insyallah program Duta Gendre, Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR), dan Informasi Konseling Remaja (PIKR) bisa berjalan dengan baik, dan angka stunting dapat turun dengan cepat,”pungkasnya.

Turut hadir Kepala BKKBN Muba Mirwan Susanto SE MM dan Plt Kepala Bapeda Sunaryo SSTP MM, serta perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Muba.(BR1)adv

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Ketua II DPRD Kepahiang Hadiri Apel Kehormatan dan Renungan Suci HUT RI Ke-81 2026
DPRD Kepahiang Gelar Rapat Paripurna,Jadwalkan Kegiatan September 2026
Gubernur Helmi Hadiri Pengukuhan dr. Melka Novera Sari sebagai Bunda PAUD Rejang Lebong
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan Pastikan Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Segera Rampung,Tampung 270 Siswa Gratis 
Fokus Bantu Rakyat,Gubernur Dukung Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 
Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu Hampir Rampung, Gubernur Helmi Targetkan Beroperasi Agustus 2026
UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan BPOM Tanam 1.000 Pohon, Wujudkan Green Campus Berbasis Ekoteologi
Tujuh Guru MIN 1 Rejang Lebong Resmi Dikukuhkan sebagai Guru Profesional melalui Yudisium PPG UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 15:28 WIB

Wakil Ketua II DPRD Kepahiang Hadiri Apel Kehormatan dan Renungan Suci HUT RI Ke-81 2026

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:06 WIB

DPRD Kepahiang Gelar Rapat Paripurna,Jadwalkan Kegiatan September 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:25 WIB

Gubernur Helmi Hadiri Pengukuhan dr. Melka Novera Sari sebagai Bunda PAUD Rejang Lebong

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:10 WIB

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan Pastikan Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Segera Rampung,Tampung 270 Siswa Gratis 

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:46 WIB

Fokus Bantu Rakyat,Gubernur Dukung Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 

Berita Terbaru

Provinsi Bengkulu

Pelantikan Pejabat Pemprov, Sekda Tekankan Disiplin dan Profesionalisme

Kamis, 3 Sep 2026 - 16:57 WIB