Presiden Singgung Anggaran Stunting Tidak Sesuai, Wawali Ucap Syukur Kota Bengkulu Tidak Termasuk

- Penulis

Rabu, 12 Juli 2023 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu,Beritarafflesia.Com-Beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tampak kesal saat membahas soal Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang tidak digunakan secara optimal.

Pemaparan soal penggunaan APBN dan APBD yang tidak optimal itu dibahas di hadapan banyak pemimpin lembaga pemerintahan. Salah satu yang disoroti berkaitan dengan anggaran stunting.

“Banyak APBN APBD kita yang berpotensi tidak optimal. Perlu saya ingatkan, ada semuanya baik pusat maupun daerah dalam penggunaan yang namanya anggaran karena 43 persen bukan angka yang sedikit. Cara penganggarannya saja sudah banyak yang enggak benar,” ujar Jokowi saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengawasan Intern Pemerintah.

“Contoh, ada anggaran stunting Rp10 miliar. Coba cek, lihat betul untuk apa Rp10 miliar itu. Jangan membayangkan nanti ini dibelikan telur, susu, protein, sayuran. Coba dilihat detail,” sambungnya.

Jokowi juga mengungkapkan bahwa dirinya telah memeriksa APBD milik Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Ternyata, Jokowi menemukan jikalau anggaran stunting lebih besar digunakan untuk perjalanan dinas dan rapat.

Baca Juga  Wawali Rencanakan Kelurahan Sumur Meleleh, Ini Akan jadi Kampung Percontohan Religi

Menanggapi hal tersebut, Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kota Bengkulu menegaskan hal yang diungkapkan Presiden Jokowi tak terjadi di Kota Bengkulu.

Pasalnya, Kota Bengkulu benar-benar fokus menekan angka stunting. Bahkan penurunan stunting hingga 12,9 persen diapresiasi Wakil Presiden (Wapres) RI K.H. Ma’ruf Amin saat berkunjung ke Kota Merah Putih.

“Ini kerja keras semua pihak, kerja keroyokan, mulai dari tim pendamping keluarga, kemudian PKK, bidan, Dinas Kesehatan, dan juga program pemerintah yang betul-betul menyasar, yang mana kita memitigasi anak-anak terduga stunting,” ungkap Dedy.

Untuk ke depannya, Dedy menargetkan angka stunting di Kota Bengkulu kembali turun. “Targetnya di tahun ini satu digit, jadi 9 persen. Dan ke depannya kita targetkan zero stunting di kota ini,” tambahnya.

Dalam menekan angka stunting, TPPS Kota Bengkulu juga dibantu Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam memenuhi nutrisi tambahan untuk balita ataupun ibu hamil.(BR)adv

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu
Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD
Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Edi Hariyanto Tolak Parkir Indomaret-Alfamart Jadi Solusi Lapangan Kerja: Jangan Bebani Rakyat
Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Wakil Ketua II DPRD Kepahiang Hadiri Apel Kehormatan dan Renungan Suci HUT RI Ke-81 2026
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu

Rabu, 30 September 2026 - 14:40 WIB

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD

Selasa, 29 September 2026 - 16:00 WIB

Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar

Berita Terbaru