Edwar Samsi: Ada Kendala Saat Berobat Hubungi Saya ,14 Ribu BPJS Kesehatan Di Kepahiang Menunggak

- Penulis

Sabtu, 25 November 2023 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu,Beritarafflesia.Com-Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu, Edwar Samsi meminta masyarakat yang memiliki kartu BPJS yang tak aktif dapat menghubunginya.

Dari Informasi yang didapat olehnya, ada sekitar 14.000 lebih peserta BPJS kesehatan atau peserta kesehatan mandiri yang sudah tak aktif lagi kartu BPJS-nya.

“Masyarakat Kepahiang, silahkan menghubungi saya, jika ada kendala saat mau menggunakan kartu BPJS Kesehatannya, cukup kirim ke saya kartu keluarganya,” ungkap Edwar saat diwawancarai

Lanjut Edwar, pihaknya bersama dengan Pemerintah Kabupaten Kepahiang, sudah melakukan sharing anggaran.

Ia menjelaskan dari APBD Kabupaten Kepahiang juga sudah mengalokasikan anggaran untuk membayar iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan.

“Untuk Pemerintah Provinsi juga melakukan hal yang sama seperti Kabupaten Kepahiang. Untuk Kabupaten ini informasi yang kita terima dari Pak Sekda ada anggaran lebih kurang sebesar Rp 14 Miliar,” tuturnya.

Edwar mengatakan, anggaran sekitar Rp 14 miliar tersebut, tidak mencukupi untuk mengakomodiriuran BPJS Kesehatan masyarakat Kepahiang.

Ia meminta masyarakat Kepahiang yang merasa belum memiliki Kartu BPJS Kesehatan atau BPJS Kesehatannya menunggak.

“Kalau tidak aktif, silahkan menghubungi kami, nanti kami aktifkan, khusus untuk yang sakit ataupun mau melahirkan akan segera kita urus dan tidak perlu waktu lama, dari Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD Provinsi Bengkulu,” tutupnya.

Baca Juga  Pemkot Bengkulu Akan Beri Sanksi Bagi Perusahaan Pencemar Udara

Sementara itu, Kepala Cabang Kepahiang BPJS Kesehatan Desnita Adelina, menjelaskan untuk tunggakan pembayaran iuran peserta dari pekerja bukan penerima upah atau peserta kesehatan mandiri hingga bulan Oktober 2023 ini mencapai Rp 11,3 miliar.

Akumulasi tunggakan itu hingga triwulan kedua tahun 2023 ini, lantaran 14.455 peserta yang menunggak iuran BPJS Kesehatan, total baik kelas 1, 2 dan 3.

“14.455 peserta BPJS mandiri menunggak iuran sampai dengan Oktober 2023, total baik kelas 1, 2 ataupun 3 dengan total tunggakan sejumlah Rp 11,3 miliar,” ungkap Desnita.

Desnita mengungkapkan, kepatuhan membayar iuran masih baik, meski ada upaya untuk memotivasi masyarakat membayar kewajiban iurannya.

Ia menjelaskan, untuk peserta BPJS kesehatan dengan iuran tertunggak, maka kartunya tidak bisa digunakan untuk berobat.

“Setelah iuran yang tertunggak dibayarkan, maka kartu BPJS bisa kembali digunakan untuk berobat di Fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) maupun meminta rujukan ke rumah sakit,” tutupnya.(BR1)adv

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akses Wilayah Terbuka Bertahap, Bantuan Semakin Deras ke Aceh–Sumatra
DPRD Provinsi Bengkulu Berkunjung ke Jakarta, Sampaikan Aspirasi Massa ke Presiden
Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Sri Astuti Gelar Reses
Usin Serap Aspirasi Lewat Reses Masa Sidang ke 1 Tahun 2025
Kanwil Kemenag Bengkulu Pantau Titik Hilal
Reses DPRD Bengkulu Suharto, Momentum Serap Aspirasi Masyarakat
Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu Lakukan Sidak Ke SMA
Teuku Zulkarnain Reses Serap Aspirasi Bidang Pendidikan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 14:04 WIB

Akses Wilayah Terbuka Bertahap, Bantuan Semakin Deras ke Aceh–Sumatra

Selasa, 9 September 2025 - 15:08 WIB

DPRD Provinsi Bengkulu Berkunjung ke Jakarta, Sampaikan Aspirasi Massa ke Presiden

Kamis, 27 Februari 2025 - 23:32 WIB

Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Sri Astuti Gelar Reses

Kamis, 27 Februari 2025 - 22:51 WIB

Usin Serap Aspirasi Lewat Reses Masa Sidang ke 1 Tahun 2025

Kamis, 27 Februari 2025 - 13:54 WIB

Kanwil Kemenag Bengkulu Pantau Titik Hilal

Berita Terbaru