Atasi Masalah Sampah, UMB juga Siap Kolaborasi dengan Pemkot Bengkulu

- Penulis

Kamis, 21 Januari 2021 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bengkulu, Beritarafflesia.com- Menurut Dr. Sakroni, M.Pd, persoalan sampah memang bukan hanya urusan dan kepentingan Pemerintah Kota Bengkulu saja, namun merupakan urusan dan kepentingan seluruh masyarakat di Kota Bengkulu.

Maka dari itu pihaknya (UMB) siap bekerjasama dan kolaborasi dengan Pemkot Bengkulu untuk sama-sama mengatasi persoalan sampah, dimana para mahasiswa UMB akan diperbantukan dalam hal mengedukasi masyarakat.

Ini disampaikannya saat rakor bersama Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, Kamis (21/1/2021) yang sengaja datang ke UMB kampus I bersama TP2KB. Dalam rakor itu membahas soal kerjasama dalam hal pengolahan sampah.

“Mudah-mudahan ke depan kerjasama UMB dengan Pemkot Bengkulu semakin erat. Kita saling bantu. Sebelumnya kami mendapat bantuan kendaraan dari pemkot. Nah sekarang soal sampah, kita siap kerjasama karena sampah ini adalah kewajiban dan kepentingan kita bersama,” ujarnya.

Nanti tindak lanjut dari rakor ini akan dibuat kerjasama tentang kesepakatan pemerintah Kota Bengkulu dan UMB Bengkulu dengan mengangkat tema “Merdeka Belajar, Merdeka Sampah”. Kerjasama nantinya akan ditandatangani langsung oleh walikota Bengkulu.

Baca Juga  Exit Meeting, Pj Walikota : Kita Siap Tindaklanjuti Semua Masukan dari BPK

Dedy yang didampingi kepala Bapelitbang, kadis Perkim dan kadis Lingkungan Hidup pada kesempatan itu mengatakan bahwa persoalan sampah harus dikampanyekan secara besar. Menurut dia semua pihak perlu ikut andil. Sebab sampah tidak bisa hanya mengandalkan dinas perkim dan lingkungan hidup saja.

“Saya atas nama Pemkot Bengkulu mohon bantuan UMB bagaimana dengan pengolahan sampah di Kota Bengkulu. Karena di Kota Bengkulu ini menghasilkan 774 m3 sampah per hari. Kalau kita.tidak melakukan terobosan soal sampah, setiap tahun kami harus membeli lahan baru untuk sampah,” ujar Dedy.

Menurut Dedy, dampak banjir juga dikarenakan sampah. Beberapa sampah yang banyak ditemui seperti di pintu air Tanjung Jaya, Tanjung Agung, Rawa Makmur, Pasir Putih, Taman Berkas, Pantai Zakat, Simpang Lempuing dan lainnya.

Beberapa solusinya yakni menerapkan upaya 3R yakni Reduce, Reuse, Recycle. Kemudian memberdayakan mahasiswa UMB yang melakukan KKN tematik dan lainnya.

 

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu
Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD
Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Edi Hariyanto Tolak Parkir Indomaret-Alfamart Jadi Solusi Lapangan Kerja: Jangan Bebani Rakyat
Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu

Rabu, 30 September 2026 - 14:40 WIB

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD

Selasa, 29 September 2026 - 16:00 WIB

Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar

Berita Terbaru