Cegah Korupsi di Kota Bengkulu, Pj Walikota Minta Capaian MCP 2024 Lampaui Angka Tahun Sebelumnya

- Penulis

Senin, 26 Agustus 2024 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cegah Korupsi di Kota Bengkulu, Pj Walikota Minta Capaian MCP 2024 Lampaui Angka Tahun Sebelumnya

Bengkulu,Beritarafflesia.Com– Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Inspektorat terus mengakselerasi nilai realisasi Monitoring Centre for Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait capaian program pencegahan korupsi di Kota Bengkulu.

Sampai sekarang, angka MCP yang telah diperoleh Kota Bengkulu sebesar 34,21 persen. Untuk target di tri wulan III sebesar 65 persen. Sedangkan untuk target tahun ini Pemkot Bengkulu menargetkan di atas capaian tahun sebelumnya yaitu di atas 84 persen.

Seperti kita ketahui, MCP adalah program kolaborasi yang bertujuan untuk mendorong optimalisasi upaya pencegahan korupsi agar tercipta tata kelola Pemerintah Daerah yang bersih dan bebas dari korupsi.

Penilaian MCP mencakup 8 area intervensi, yaitu perencanaan, pelayanan publik, pengelolaan BMD, penganggaran, pengawasan APIP, optimalisasi pajak, pengadaan barang dan jasa, manajemen ASN.

Untuk Kota Bengkulu, Penjabat (Pj) Walikota Bengkulu Arif Gunadi menginginkan seluruh OPD terkait bersungguh-sungguh mengerjakan tugasnya sesuai tupoksi masing-masing agar nilai MCP meningkat dan optimalisasi pencegahan korupsi berjalan baik.

“MCP ini adalah hal sangat penting. Jadi saya ingin OPD yang termasuk dalam MCP harus bertanggungjawab sesuai tupoksi. Tingkatkan kerja sama dan sinergi. Intinya harus serius karena kegiatan ini juga sebagai rangka evaluasi,” ujar Arif saat memimpin rakor MCP KPK RI Wilayah Kota Bengkulu TW III di ruang Hidayah I, kantor Walikota, Senin (26/8/2024).

Baca Juga  Selama Remadhan Disperindag Kota Bengkulu Pastikan Stok Gas LPG 3 Kg Aman

Lebih lanjut, angka ini akan terus bergerak sesuai dengan hasil verifikasi dari Kemendagri. Untuk itu, Arif meminta jajaran Pemkot Bengkulu berkaitan MCP bisa segera mengoptimalkan unggahan dokumennya.

Dalam kesempatan ini, Arif juga mendengarkan berbagai kendala berkaitan 8 area intervensi.

“Kegiatan rapat koordinasi dan evaluasi seperti ini dilakukan rutin untuk memantau perkembangan capaian serta menentukan langkah percepatan pemenuhan indikator-indikator yang telah ditetapkan pada delapan area intervensi MCP KPK. Untuk itu, saya minta tolong semua OPD terkait serius dalam hal ini,” tuturnya.

Kata Arif, ketika kita melaksanakan tata kelola yang baik otomatis capaian MCP akan meningkat. Sebab itu dibutuhkan sinergi dan kolaborasi pengendalian korupsi sebagai percepatan pengendalian kecurangan dalam sistem pengelolaan pemerintahan.

Di Tahun ini, Pemkot tetap optimis capaian MCP Kota Bengkulu melampaui angka di tahun sebelumnya dan menjadi yang terbaik.

Sebagai informasi, hadir dalam rakor ini Pj Sekda Eko Agusrianto, Plt Asisten I I Made Ardana, Staf Ahli bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Lia Kamalia, Inspektur Eka Rika Rino, perwakilan KPK, para Kepala OPD, Kabid dan jajaran Pemkot terkait lainnya.(BR1)

Share

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD
Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Edi Hariyanto Tolak Parkir Indomaret-Alfamart Jadi Solusi Lapangan Kerja: Jangan Bebani Rakyat
Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
SD Negeri 24 Kota Bengkulu Gelar Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI Belangsung dengan Khidmat
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 14:40 WIB

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar

Kamis, 17 September 2026 - 08:03 WIB

Edi Hariyanto Tolak Parkir Indomaret-Alfamart Jadi Solusi Lapangan Kerja: Jangan Bebani Rakyat

Jumat, 11 September 2026 - 20:38 WIB

Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB

Berita Terbaru