Dewan Kota Bengkulu Minta Pemkot Tarik Modal Dari Bank Bngkulu

- Penulis

Jumat, 12 Maret 2021 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bengkulu, Beritarafflesia.com- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu meminta Pemerintah Kota Bengkulu (Pemkot) menarik penyertaan modal mereka dari Bank Bengkulu. Yang mana modal tersebut diketahui  senilai RP. 13,7 miliar lebih.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi I DPRD Kota Bengkulu Teuku Zulkarnain. Menurutnya, tidak hanya mempertimbangkan banyaknya problem yang terjadi di Bank Bengkulu namun dewan menilai pemkot lebih baik memperkuat bank yang telah didirikan pemkot itu sendiri.

“ Pemkot Bengkulu punya Bank sendiri, yang kita tahu namanya Bank Fadhilah. Tentu Lebih baik memperkuat Bank yang sudah didirikan, jangan sampai terseok-seok dalam operasionalnya.” Ungkap Teuku.

Lanjut teuku, untuk memperkuat modalnya, modal di Bank Bengkulu tentu saja bisa dialihkan ke Bank Fadhilah.

“Sudah jelas Bank Fadhilah milik Pemkot sendiri, dan itu membuat kita ingin Bank Fadhilah menjadi bank kuat sera akuntable, hingga demikian dapat  memperkuat pula UMKM yang ada di Kota Bengkulu.” Saran Teuku.

Baca Juga  Hanura Provinsi Incar Kursi di Tiap Dapil, Target Kursi Pimpinan DPRD

Ia menjelaskan alasan UMKM karena menilai saat ini masih banyak UMKM di Kota Bengkulu yang masih kesulitan mendapat modal dari Bank Konvensional. Terlebih di masa pandemi saat ini. Sedangkan penilaian penyertaan modal di Bank Bengkulu masih terlalu sedikit, Pemkot kesulitan dalam pendanaan.

“Akan lebih baik penyertaan modal yang dinilai masih kecil tersebut dialihkan untuk memperkuat modal di Bank Fadhilah.   Sebab bagi mereka itu pasti sangat berarti ketimbang menjadi modal di Bank Bengkulu yang dinilai masih kecil.” Katanya.

Untuk diketahui Sebelumnya Ketua Komisi I DPRD Kota Bengkulu tersebut Pemkot mengambil langkah tepat dalam memindahkan kas daerah senilai RP 1,2 triliun ke Bank Bengkulu. 

Namun dikarenakan banyaknya masalah yang timbul di Bank bengkulu yang saat ini menjadi sorotan publik ialah kasus dugaan korupsi Bank Bengkulu yang sedang diusut oleh pihak Kejati Bengkulu. Oleh sebab itu Teuku mengaku terkejut akan hal itu.(**)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Respons Cepat Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Tangani Penembakan di Dekai, Dua Warga Sipil Terluka dan Pelaku Diburu
Karnaval Batik Internasional 2026 Meriah, 10 Ribu Pengunjung Padati Kota Bengkulu
188 PNS Pemprov Bengkulu Diambil Sumpah, Ditekankan Disiplin dan Profesionalitas
Dipimpin Wakil Walikota, Pencarian Korban Tenggelam di Jenggalu Terus Berlangsung
HP Wartawati Dirampas Saat Rekam Dugaan Pungli di Pantai Zakat
Syukuran HUT ke-18 Partai Gerindra Bengkulu, Perkuat Konsolidasi Kader
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi Hadiri Takziah Warga Kebun Tebeng
Pemkot Bengkulu Tegaskan Aksi Buang Sampah di Kantor Wali Kota dan DPRD Langgar Hukum
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 09:34 WIB

Respons Cepat Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Tangani Penembakan di Dekai, Dua Warga Sipil Terluka dan Pelaku Diburu

Senin, 20 April 2026 - 10:09 WIB

Karnaval Batik Internasional 2026 Meriah, 10 Ribu Pengunjung Padati Kota Bengkulu

Rabu, 8 April 2026 - 19:50 WIB

188 PNS Pemprov Bengkulu Diambil Sumpah, Ditekankan Disiplin dan Profesionalitas

Senin, 6 April 2026 - 08:37 WIB

Dipimpin Wakil Walikota, Pencarian Korban Tenggelam di Jenggalu Terus Berlangsung

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:32 WIB

HP Wartawati Dirampas Saat Rekam Dugaan Pungli di Pantai Zakat

Berita Terbaru