Dewan Provinsi Minta Sisa SILPA, Di APBD-P Tahun Ini. Di Prioritaskan Penanganan Covid-19 dan Nakes

- Penulis

Rabu, 18 Agustus 2021 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Badan Anggaran (Banggar) sekaligus Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu Drs. Sumardi, MM

Bengkulu,Beritarafflesia.com- Anggota DPRD Provinsi Bengkulu saat ini sedang membahas penggunaan dana Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) APBD tahun 2020,Namun pada APBD Perubahan tahun 2021 dewan meminta agar SILPA tersebut diprioritaskan untuk penanganan covid-19 dan menunjang kinerja para tenaga kesehatan.Hal ini jelaskan Anggota Badan Anggaran (Banggar) sekaligus Ketua Komisi III DPRD Provinsi, Drs. Sumardi, MM, Rabu (18/8/2021).

“Dana SILPA tidak lebih Rp. 50 milyar tersebut bisa diperuntukan untuk nakes dalam menangani wabah pandemi Covid 19. Termasuk menunjang biaya operasional dalam menangani isolasi terpusat,” Jelas Sumardi.

Ia mengatakan, makanya perlu ditunjang dengan anggaran yang memakai, agar pelaksanaan bisa lebih maksimal lagi. Apalagi perkembangan kasus konfirmasi positif Covid 19 di wilayah Provinsi Bengkulu masih sangat tinggi.

Ketua Fraksi Golkar itu menjelaskan, mengingat dana SILPA tahun lalu dengan total nilainya Rp. 102 milyar lebih. Namun dari total Rp 102 milyar lebih, tidak lebih Rp. 50 milyar yang bisa dimanfaatkan, karena selebihnya peruntukannya sudah jelas.

Baca Juga  Buka The Third B-ICON 2023, Gubernur Rohidin Apresiasi Inovasi Dalam Pelayanan Kesehatan

Sementara itu, anggota Banggar DPRD Provinsi lainnya, H. Sujono, SP, M.Si menambahkan, ketika SILPA diformulasikan untuk kegiatan baru, harus memprioritaskan program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Walaupun sifatnya masih berkaitan erat dengan pencegahan dan penanganan pandemi Covid-19.

“Disamping itu kita juga meminta agar SILPA yang sudah jelas peruntukkannya, dapat segera direalisasikan. Seperti dana BOS, segeralah salurkan ke sekolah, Jangan ditunda.

Mengingat dana BOS itu untuk kepentingan pendidikan, terlebih saat ini di tengah pandemi Covid-19, dimana sekolah menerapkan belajar mengajar secara daring,” ungkapnya.

Diketahui, total SILPA Rp 102,54 miliar tertuang dalam bentuk saldo di Kas Daerah sebesar Rp 97,75 miliar, di Rumah Sakit M. Yunus (RSMY) Rp 765,31 juta. Kemudian di Rumah Sakit Khusus Jiwa (RSKJ) Soeprapto Rp 312,93 juta, di bendahara pengeluaran Rp 138,82 juta, serta di bendahara BOS Rp 3,57 miliar.” (Rian)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu Pacu Verval Kopdes Merah Putih agar Segera Beroperasi
HUT ke-81 PMI, Sekdaprov Herwan Antoni Tegaskan Komitmen Kemanusiaan
Pemprov Bengkulu Perkuat Dukungan untuk Koperasi Desa Merah Putih
Pemprov Bengkulu Tinjau Infrastruktur Pengendali Banjir Sungai Air Bengkulu, Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Gubernur Helmi Hasan Resmikan Titik Nol Jalan Simpang 4 Gunung Selan- Lais
Jelang Operasional, Pemprov Bengkulu Matangkan Verifikasi Gerai Koperasi Desa Merah Putih
Terima Audiensi Kepala Kanwil DJPb, Helmi Hasan Tegaskan Pentingnya Sinergi Pembangunan
Jelang Wajib Halal 18 Oktober, Pemprov Bengkulu Matangkan Kesiapan RPH
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Pemprov Bengkulu Pacu Verval Kopdes Merah Putih agar Segera Beroperasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:05 WIB

HUT ke-81 PMI, Sekdaprov Herwan Antoni Tegaskan Komitmen Kemanusiaan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemprov Bengkulu Perkuat Dukungan untuk Koperasi Desa Merah Putih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Pemprov Bengkulu Tinjau Infrastruktur Pengendali Banjir Sungai Air Bengkulu, Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Gubernur Helmi Hasan Resmikan Titik Nol Jalan Simpang 4 Gunung Selan- Lais

Berita Terbaru