Dinas Kesehatan Kota Bengkulu Khawatirkan Stok Vaksin Yang Terbatas

- Penulis

Sabtu, 26 Juni 2021 - 21:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kadinkes Kota Bengkulu, Alzan Sumardi

Bengkulu, (Beritrafflesia.com) – Sabtu (26/6) Walikota Bengkulu Helmi Hasan dan Wakil Walikota Dedy Wahyudi hingga saat ini terus menggenjot vaksinasi untuk semua kalangan di Kota Bengkulu agar tercapai 100 persen, baik itu melalui pelayanan kesehatan ataupun melalui program vaksin gratis oleh stakeholder dan instansi lainnya.

Tetapi percepatan vaksin yang seharusnya melampaui target pada bulan ini sedikit terkendala dengan stok dosis vaksin, stok yang masih diragukan ialah dosis untuk tahap ke dua. Hal ini diungkapkan Plt Kadinkes Kota Bengkulu Alzan Sumardi ketika diwawancarai.

“Untuk saat ini ketersediaan dosis vaksin bisa dikatakan cukup. Tetapi beberapa kendala yang terjadi, stok vaksin tersendat dan terlambat di drop ke Kota Bengkulu,” sampainya.

Sedangkan untuk percepatan vaksin di Kota Bengkulu, Alzan mengatakan vaksin yang diajukan dan yang tiba tidak seperti yang dikehendaki.

Baca Juga  Pj Walikota Arif Gunadi: Undang Masyarakat Hadiri Open House di Balai Kota Merah Putih

“Kemarin kita melalui puskesmas menggenjot vaksinasi untuk lansia, bahkan sampai jemput bola. Tapi setelah itu, ada laporan dari beberapa puskesmas yang kehabisan dosis dan di gudang farmasi juga sudah terbatas. Terbatasnya ialah karena memperhitungkan dosis tahap dua, misal hari ini kita upayakan 300 orang vaksin, tentu juga harus menyediakan dosis tahap duanya berjumlah 300 juga, dan ini tidak sedikit,” tambahnya.

Dikatakan Alzan, hal ini juga sebagai pertimbangan vaksinasi di Kota Bengkulu, takutnya antusias masyarakat semakin banyak tetapi stok vaksin yang di drop provinsi malah tidak mencukupi.

“Untuk lansia capaian vaksinasi sampai saat ini mencapai 17 persen, ASN sekitar 90 persen, dan ke depan kita akan memfokuskan vaksinasi untuk usia 18 tahun ke atas. Kita juga akan kembali mengajukan dosis vaksin yang dibutuhkan,” tutupnya. (BR)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu dan BI Luncurkan Samsat Keliling Digital Berbasis QRIS
Pengawasan Perizinan Usaha, BPKP Awali Dengan Entri Meeting di Bengkulu
Inspektorat Bengkulu Digenjot, Targetkan Pemerintahan Bebas KKN
Jalan Tambang Sawah Mulus, Warga Lebong Apresiasi Kepemimpinan Gubernur Helmi Hasan
Simposium Nasional IDAI Bengkulu Bahas Tantangan Kesehatan Anak dan SDGs 2030
Gubernur Helmi Hasan Pastikan Warga Kurang Mampu Bengkulu Nikmati Listrik Mandiri Lewat Program BPBL
Jembatan Air Matan Rampung, Gubernur Bengkulu: Buka Akses dan Dorong Ekonomi Pesisir Seluma
Gubernur Bengkulu Hadiri Rakornas di SICC, Tegaskan Komitmen Jalankan Arahan Presiden
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:24 WIB

Pemprov Bengkulu dan BI Luncurkan Samsat Keliling Digital Berbasis QRIS

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:13 WIB

Pengawasan Perizinan Usaha, BPKP Awali Dengan Entri Meeting di Bengkulu

Senin, 9 Februari 2026 - 16:43 WIB

Inspektorat Bengkulu Digenjot, Targetkan Pemerintahan Bebas KKN

Senin, 9 Februari 2026 - 10:22 WIB

Jalan Tambang Sawah Mulus, Warga Lebong Apresiasi Kepemimpinan Gubernur Helmi Hasan

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:25 WIB

Simposium Nasional IDAI Bengkulu Bahas Tantangan Kesehatan Anak dan SDGs 2030

Berita Terbaru