“Itu semua bagian dari literasi, sehingga kemampuan literasi tidak sekedar membaca tapi juga menulis. Ini juga akan sangat berpengaruh sekali pada perubahan watak atau prilaku kita,” jelas Gubernur Rohidin
Lanjut Gubernur Bengkulu lulusan terbaik UGM dan IPB ini, sebaliknya jika kemampuan literasi yang lemah akan membuat daerah jadi tidak maju. Termasuk bagaimana membuat cerita atau pemberitaan yang bisa berdampak kepada pemikiran yang positif, membangun pola pikir yang bagus dan membangun semangat saling menguatkan.

“Kita semua paham kalau daerah maju, bangsa maju pasti kemampuan literasinya cukup bagus,” tutupnya.
Bunda Literasi Provinsi Bengkulu dijabat oleh Istri Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Derta Wahyulin. Sementara Bunda Literasi tingkat kabupaten/ kota dijabat oleh para istri bupati/ walikota se-Provinsi Bengkulu.
Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu Meri Sasdi mengatakan, kehadiran Bunda Literasi Provinsi dan Bunda Literasi kabupaten/ kota se-Provinsi Bengkulu sebagai motivator dan inisiator dalam rangka peningkatan indeks literasi dan kegemaran membaca di Provinsi Bengkulu.
“Di mana ini akan meningkatkan IPM kita, meningkatkan kualitas SDM kita dalam rangka pencapaian tujuan pembangunan menuju Bengkulu yang maju, sejahtera dan hebat,” ungkapnya.
Untuk diketahui, dalam sambutanKepala Pusat Analisis Perpustakaan dan Pengembangan Budaya Baca Perpustakan Nasional Adin Bondar ia berharap agar pengurus Bunda Literasi yang dilantik mampu berkerjasama dalam mendorong pengingkatan budaya literasi di Provinsi Bengkulu.
”Harapan saya pengurus ini akan membantu betul bagaimana pengembangan membudayakan membaca dan juga tentu menjadi figur orang-orang yang dipercaya bisa mengembangkan atau memperlihatkan kemampuannya,” ucapnya.(ADV) cw












