Gaji Petugas Kebersihan DLH Kota Akan Dirapel 3 Bulan

- Penulis

Minggu, 4 April 2021 - 21:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bengkulu,Beritarafflesia.com– Pelaksana tugas (Plt) Kadis Lingkungan Hidup (LH) Kota Bengkulu, Rusman Effendy, menghimbau kepada pahlawan-pahlawan petugas kebersihan di Kota Bengkulu agar jangan percaya dengan isu bahwa gaji belum diterima selama 3 bulan.

Menurut Rusman Ependy, isu tersebut dihembuskan tanpa ada konfirmasi, selain itu sumbernya tidak jelas. “Memang gaji 3 bulan itu dirapel. Mereka (petugas kebersihan) sudah tahu gaji itu dirapel,” ungkap Rusman.

“Kan ada ketentuan baru tentang pengangkatan tenaga honorer, termasuk petugas dari DLH. SK mereka insya Allah dalam minggu ini selesai, hari Senin atau Selasa kita kejar agar segera SK mereka keluar,” sambung Rusman.

Rusman juga menerangkan, ada sebanyak 294 pekerja di Organisasi Perangkat Daerahnya, 206 SK telah diterima minggu lalu dari BKPP dan 88 PTT akan di SK kan Senin. Sehingga gaji mereka yang sebelumnya bisa dirapel dan penggajian selanjutnya akan lancar seperti biasa.

“Tenaga kebersihan itu sudah tahu. Mereka kan ada koordinator masing-masing. Kenapa belum digaji, ya memang belum di-SK-kan. Setiap awal tahun memang dirapel 3 bulan, sama seperti Organisasi Perangkat Daerah lainnya. Jadi buat apa mengeluhkan tidak digaji, padahal kan memang dirapel,” jelas Rusman lagi.

Baca Juga  Pemkot Bertindak Tegas, Tutup Indomaret Di Padang Jati

Lebih lanjut Rusman mengatakan, DLH Kota Bengkulu tidak pernah memaksa tenaga kebersihan untuk bekerja sebagai tenaga honorer. Termasuk tidak ada paksaan bagi tenaga kebersihan yang mengaku belum digaji 3 bulan.

“Tidak ada paksaan. Bahkan banyak kok tenaga kebersihan yang mendapat pekerjaan lain dan berhenti dari petugas kebersihan. Yang gajinya dirapel 3 bulan itu juga kami tidak memaksa mereka untuk kerja selama 3 bulan tersebut,” Kata Rusman.

Bagi Rusman, petugas kebersihan selama ini menjadi salah satu prioritaskan Pemkot untuk mewujudkan Kota Bengkulu bersih. Sehingga Rusman berpesan, para petugas kebersihan jangan mudah terprovokasi dengan isu-isu yang hanya merusak citra mewujudkan kota bersih, yang informasinya tersebut tak terkonfirmasi.

“Tanyakan saja sama petugas kebersihan, mereka tahu kenapa 3 bulan belum gajian. Kalau tidak tahu, ya konfirmasi dulu biar tahu,” tukas Rusman. (BR)

 

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jual Seragam Rp800 Ribu di SDN 66 Kota Bengkulu Disorot Orang Tua Siswa Desak Wali Kota Tegas
Wali Kota Dedy Wahyudi Terima Kunker Wakil Wali Kota Lubuk Linggau, Bahas Program Inovatif dan Pengelolaan ZIS
Pj Sekda Kota Bengkulu Apresiasi Bakti Sosial Kodim 0407 pada Peringatan HUT Ke-1 Kodam XXI/Radin Inten
Hadiri Tax Gathering, Wawali Bengkulu Dukung Sinergi Tingkatkan Kepatuhan Pajak
Wali Kota Dedy WahyudiTutup Program Internalisasi Budaya bagi Penyandang Disabilitas, Dorong Kebudayaan yang Inklusif
Jenguk Pasien di RSHD, Wali Dedy Wahyudi Beri Dukungan Moril dan Pantau Persiapan Akreditasi
Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu Hadiri Bengkulu Menari Festival Pantai Panjang
Semarak Hari Anak Nasional 2026, Ribuan Anak PAUD dan TK Meriahkan Karnaval di Pantai Panjang
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Jual Seragam Rp800 Ribu di SDN 66 Kota Bengkulu Disorot Orang Tua Siswa Desak Wali Kota Tegas

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:11 WIB

Wali Kota Dedy Wahyudi Terima Kunker Wakil Wali Kota Lubuk Linggau, Bahas Program Inovatif dan Pengelolaan ZIS

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:44 WIB

Pj Sekda Kota Bengkulu Apresiasi Bakti Sosial Kodim 0407 pada Peringatan HUT Ke-1 Kodam XXI/Radin Inten

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:41 WIB

Hadiri Tax Gathering, Wawali Bengkulu Dukung Sinergi Tingkatkan Kepatuhan Pajak

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:26 WIB

Wali Kota Dedy WahyudiTutup Program Internalisasi Budaya bagi Penyandang Disabilitas, Dorong Kebudayaan yang Inklusif

Berita Terbaru