Harlah PMII Ke-61, IKA PMII Bengkulu Adakan Seminar Cegah Radikalisme dan Bukber

- Penulis

Sabtu, 17 April 2021 - 23:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor IAIN Bengkulu Prof Dr Sirajuddin , Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu Dr H Zahdi Taher M.HI, dari Forum Koordinasi Penanggulangan Teroris (FKPT) Dr Zubaedi, dari Dit Intelkam Polda Bengkulu Kompol Florentus Situngkir S.IK dan Ketua SMSI Provinsi Bengkulu, Wibowo Susilo.Saat gelar acara seminar Cegah Radikalisme dan Buka Bareng 

 

Bengkulu – Memperingati Harlah Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Ke-61 tahun, Ikatan Alumni PMII Provinsi Bengkulu mengadakan seminar bertema “pencegahan dini radikalisme”, di Aula Taman Wisata Mangrove Bhadrika, Sabtu (17/4/2021).

Ketua PW IKA PMII Subhan Amin mengatakan, kegiatan ini merupakan peringatan Harlah PMII yang kesekian kalinya. Peringatan kali ini, bertepatan dengan bulan Ramadan sehingga kegiatan juga dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama. Sebelum berbuka puasa bersama, sekitar 2 jam diisi dengan seminar.

Narasumber seminar Cegah Radikalisme dan Buka Bareng 

 

Kegiatan seminar yang dipandu moderator Abas, menghadirkan narasumber Prof Dr Sirajuddin yang juga Rektor IAIN Bengkulu, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu Dr H Zahdi Taher M.HI, dari Forum Koordinasi Penanggulangan Teroris (FKPT) Dr Zubaedi, dari Dit Intelkam Polda Bengkulu Kompol Florentus Situngkir S.IK dan Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bengkulu, Wibowo Susilo.

Seminar membahas soal gejala dini radikalisme ditengah masyarakat serta pencegahannya yang disampaikan Rektor IAIN Bengkulu.

“Penyebab paham tersebut muncul adalah ketidakadilan, diskriminasi, dan sifat tercela. Terkadang mereka terpengaruh, hanya persoalan ekonomi,” kata Rektor. Kemudian, berbagai varian gejala radikalisme juga dipaparkan oleh FKPT, Dr Zubaedi dan tentang penindakan serta pencegahan juga disampaikan Kompol Florentus.

“Radikalisme adalah paham atau aliran yang menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik dengan cara kekerasan atau drastis,” kata Kompol Florentus.

Baca Juga  Pembebasan Pajak Roda Dua Hingga Membangun Kebebasan Pers, Berikut 18 Program Unggulan Rohidin-Rosjonsyah

Kompol Florentus narasumber seminar Cegah Radikalisme dan Buka Bareng 

 

Sementara Ketua SMSI Bengkulu Wibowo Susilo menegaskan, NU dan PMII merupakan garda terdepan dalam mencegah dan memerangi radikalisme. “NU dan PMII merupakan garda terdepan, ada biaya tidak ada biaya, NU dan PMII tetap melakukan pencegahan dan perang terhadap radikalisme,” tutur Wibowo.

Dalam materinya, Kakanwil Kemenag Dr H Zahdi Taher M.HI mengatakan, melawan gerakan radikalisme membutuhkan kerjasama, kolaborasi dan sinergi. Melalui kerjasama, Zahdi optimis akan terjaga stabilitas, ketenangan dan keamanan dikehidupan masyarakat.

“Sinergi dengan meningkatkan komunikasi dan pelibatan semua pihak atau elemen di masyarakat guna penanggulangan gerakan radikalisme dan terorisme. Melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat, saya yakin stabilitas, ketenangan dan keamanan masyarakat akan terjamin,” kata Zahdi.

Langkah ini menurut Kakanwil, juga diharapkan bisa meningkatkan soliditas antara pemerintah dengan tokoh agama, tokoh masyarakat dan Ormas guna memelihara suasana aman dan kondusif di daerah.

“Serta berikan penyadaran masyarakat untuk peningkatan wawasan kebangsaan,” pinta Kakanwil.

Dalam kesempatan ini, Kakanwil juga mengajak seluruh kader (PMII) se-Provinsi Bengkulu, untuk terus meningkatkan pola pengajaran agama secara baik dan menekankan pentingnya beragama secara moderat, islam yang berkemajuan.

“Agama apa pun mengajarkan umatnya untuk menghindari aksi kekerasan. Sebab kekerasan akan menggerus nilai-nilai kemanusiaan. Ini adalah tugas kita bersama, tugas adek-adek kader PMII untuk membasmi teroris, membasmi radikalisme dan tetap memperkuat persaudaraan,” harap Kakanwil.

Kegiatan itu dihadiri sejumlah alumni PMII dari berbagai kalangan serta para kader dan anggota PMII di Bengkulu. Sebelum acara berbuka puasa bersama, dilakukan potong tumpeng oleh Ketua PW IKA PMII Bengkulu dan para alumni PMII.(BR)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jambore Kader PKK Bengkulu 2026 Jadi Momentum Perkuat Solidaritas dan Sinergi
Beban Utang DBH Membayangi Ruang Fiskal Pemprov Bengkulu, Program Prioritas Tetap Berjalan
Turnamen Mini Soccer Piala Gubernur 2026 Resmi Ditutup Sekdaprov
Paripurna DPRD Provinsi, Tujuh Fraksi Terima Pertanggungjawaban APBD 2025
Sekdaprov resmi Tutup Kegiatan Kejuaraan Bulutangkis Sirkuit Nasional (Sirnas) B 2026
Gubernur Helmi Apresiasi Pelaksanaan Malam Puncak Undian SIMPEDA Nasional di Bengkulu.
Jamsostek Award 2026 Disiapkan, Pemprov Bengkulu Dorong Perluasan Perlindungan Pekerja
Perkembangan Teknologi Digital, Wagub Mian Tekankan BPD Jadi Nahkoda Penggerak Ekonomi Daerah
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:28 WIB

Jambore Kader PKK Bengkulu 2026 Jadi Momentum Perkuat Solidaritas dan Sinergi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Beban Utang DBH Membayangi Ruang Fiskal Pemprov Bengkulu, Program Prioritas Tetap Berjalan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:46 WIB

Turnamen Mini Soccer Piala Gubernur 2026 Resmi Ditutup Sekdaprov

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:26 WIB

Paripurna DPRD Provinsi, Tujuh Fraksi Terima Pertanggungjawaban APBD 2025

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:36 WIB

Gubernur Helmi Apresiasi Pelaksanaan Malam Puncak Undian SIMPEDA Nasional di Bengkulu.

Berita Terbaru

Provinsi Bengkulu

Turnamen Mini Soccer Piala Gubernur 2026 Resmi Ditutup Sekdaprov

Selasa, 25 Agu 2026 - 11:46 WIB

Provinsi Bengkulu

Paripurna DPRD Provinsi, Tujuh Fraksi Terima Pertanggungjawaban APBD 2025

Senin, 24 Agu 2026 - 18:26 WIB