HET Dicabut Stok Migor Melimpah, Ini Tanggapan DPRD Provinsi Usin Abdansyah

- Penulis

Kamis, 24 Maret 2022 - 14:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPRD Seluma Tenno Haika Minta Pemkeb Cari Solusi Terkait Mahalnya Migor

DPRD Seluma Tenno Haika Minta Pemkeb Cari Solusi Terkait Mahalnya Migor

Bengkulu, Beritarafflesia.com – Persoalan minyak goreng saat ini belum juga kunjung usai, dikarenakan setelah krisisnya minyak goreng kini melambungnya harga minyak goreng membuat pedagang gorengan menaikkan harga gorengan.

Menurut Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Usin Abdiansyah Putra Sembiring, setelah pencabutan harga HET minyak goreng ini membuat stok minyak goreng membludak.

Hal tersebut sebenarnya merupakan bentuk tekanan dari pada produsen minyak goreng yang ada di Indonesia terlebih Provinsi Bengkulu.

“Saat minyak goreng langka itu kan harga HET Rp 14 Ribu dan minyak goreng mengalami kelangkaan, nah pada saat harga HET itu dicabut melimpahlah minyak goreng. Ini sebenarnya bentuk tekanan Produsen minyak goreng terhadap Pemerintah, jadi ketika harga HET itu dicabut berlimpahlah minyak goreng,” kata Usin Kamis (24/03/2022).

Ia juga mengatakan bahwa posisi pergerakan di Pemerintah masih kalah dengan pergerakan Produsen minyak goreng yang ada di Indonesia.

“Ya jadi posisi bergeming di Pemerintah kita ini masih kalah dengan produsen minyak goreng di Indonesia yakan,” sambungnya.

Baca Juga  Tegas Gubernur Bengkulu Rohidin Kontribusi Polri Telah Melampaui Tugas Pokoknya

Usin menegaskan seharusnya Pemerintah tidak harus berpangku tangan pada Produsen minyak goreng yang ada, Pemerintah harus memiliki terobosan agar dapat mengantisipasi kelangkaan dan penimbunan minyak goreng.

“Padahal hampir separuh perkebunan di Bengkulu ini pohon sawit, maka kita jangan berpangku tangan pada produsen minyak goreng yang ada di luar. Berarti harus mengantisipasi adanya kelangkaan untuk adanya produksi minyak goreng yang dihambat dan penimbunan segala macam itu kita harus buat terobosan,” jelas Usin.

Sedangkan untuk CPU yang tidak mau memberikan separuh stok minyak goreng nya, maka Gubernur memiliki hak untuk mencabut hak untuk mencabut izin. Dikarenakan pengelola dan perkebunan sawit dikelola di Bengkulu .

“Gubernur bisa mencabut izin CPU yang tidak mau memberikan separuh stoknya, kita yang punya kebun, kelola disini tapi tidak bisa menikmatinya,” tutup Usin. (BR2) adv

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Bengkulu Berlangsung Khidmat, Dihadiri Ketua DPRD Provinsi Bengkulu
Wakil Ketua I DPRD Bengkulu Perjuangkan Irigasi Sawah Baru 200 Hektare di Enggano
DPRD Provinsi Bengkulu Studi Kunjungan ke UPSPLL Jakarta, Pelajari Teknologi Pengendalian Lalu Lintas Modern
DPRD Bengkulu Terima Aspirasi Ikatan Mahasiswa Papua, Soroti Isu Kemanusiaan dan Pembangunan Berkeadilan
Paripurna DPRD Bengkulu, Eksekutif Didesak Siapkan Materi Sejak Dini
DPRD Bengkulu Sambut Positif Rencana Kunjungan Menko Pangan Zulkifli Hasan
Ketua DPRD Bengkulu Sambut Kajati Baru, Perkuat Sinergi Kawal Pembangunan
Komisi III DPRD Bengkulu Sidak Jembatan Air Matan Seluma yang Ambrol
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 15:20 WIB

Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Bengkulu Berlangsung Khidmat, Dihadiri Ketua DPRD Provinsi Bengkulu

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:16 WIB

Wakil Ketua I DPRD Bengkulu Perjuangkan Irigasi Sawah Baru 200 Hektare di Enggano

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:22 WIB

DPRD Provinsi Bengkulu Studi Kunjungan ke UPSPLL Jakarta, Pelajari Teknologi Pengendalian Lalu Lintas Modern

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:34 WIB

DPRD Bengkulu Terima Aspirasi Ikatan Mahasiswa Papua, Soroti Isu Kemanusiaan dan Pembangunan Berkeadilan

Senin, 4 Mei 2026 - 20:54 WIB

Paripurna DPRD Bengkulu, Eksekutif Didesak Siapkan Materi Sejak Dini

Berita Terbaru