Inovasi Kota Bengkulu dalam Transformasi Menuju Indonesia Emas
Bengkulu,Beritarafflesia.Com-Penjabat (Pj) Walikota Bengkulu, Arif Gunadi, bersama Pj Sekda Eko Agusrianto, Kepala Diskominfo Gita Gama, Kepala PUPR Noprisman, Kepala DLH Riduan, dan Kalaksa BPBD Will Hopi, menghadiri Forum Smart City Nasional. Acara ini diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo RI) bekerja sama dengan Pemerintah Kota Denpasar, dan berlangsung di The Meru Sanur Hotel, Bali.
Forum yang mengusung tema “Transformasi & Inovasi Menuju Indonesia Emas melalui Kota & Kabupaten Cerdas 2024” ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai kabupaten, kota, provinsi, serta organisasi perangkat daerah yang terlibat dalam perencanaan pembangunan daerah. Selain forum, acara ini juga menampilkan pameran infrastruktur Smart City.
Pj Walikota Bengkulu Arif Gunadi mengapresiasi pelaksanaan Forum Smart City yang menurutnya merupakan konsep perencanaan, penataan, dan pengelolaan kota yang terintegrasi dalam berbagai aspek kehidupan untuk mendukung masyarakat yang cerdas. “Forum Smart City ini menjadi ruang untuk membahas penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik yang telah diterapkan di Kota Bengkulu,” ujar Arif.
Sejak ditetapkan sebagai salah satu kota dalam program Gerakan Menuju Kota Cerdas, Kota Bengkulu terus berupaya menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Arif menegaskan bahwa program Smart City tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga mendorong setiap organisasi perangkat daerah untuk menghadirkan inovasi yang memberikan dampak positif nyata bagi masyarakat.
Arif berharap kegiatan ini dapat mendorong Pemerintah Kota Bengkulu untuk lebih inovatif dalam menyusun perencanaan pembangunan daerah yang selaras dengan kebijakan pemerintah pusat.
Pada acara yang berlangsung hari ini, berbagai kegiatan menarik diselenggarakan, di antaranya Smart Education dan E-Learning yang bertujuan untuk mengembangkan platform pendidikan digital guna meningkatkan akses dan kualitas pendidikan. Teknologi VR/AR juga diperkenalkan untuk pembelajaran interaktif.
Selain itu, topik perlindungan lingkungan juga dibahas, terutama dalam konteks keamanan masyarakat dan mitigasi bencana. Pemasangan kamera CCTV yang terkoneksi dengan layanan internet dan perangkat lainnya, serta pemantauan khusus melalui command center, menjadi sorotan dalam upaya meningkatkan keamanan dan perlindungan lingkungan.
Acara ini ditutup dengan diskusi tentang E-Government, yang menekankan pentingnya pengembangan dan penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi pelayanan publik.(Br1)












