Jumlah Angka kemiskinan di Kabupaten Rejang Lebong turun menjadi 14,79 persen Tahun 2023

- Penulis

Selasa, 5 Maret 2024 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jumlah Angka kemiskinan di Kabupaten Rejang Lebong turun menjadi 14,79 persen Tahun 2023

Jumlah Angka kemiskinan di Kabupaten Rejang Lebong turun menjadi 14,79 persen Tahun 2023

Bengkulu, Beritarafflesia.com- Bappeda Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu menyebutkan jumlah penduduk miskin di daerah itu pada tahun 2023, mengalami penurunan menjadi 14,79 persen.

“Pada tahun 2023, angka kemiskinan Kabupaten Rejang Lebong berhasil ditekan pada angka 14,79 persen atau turun sebesar 0,86 poin dari tahun sebelumnya,” kata Kepala Bappeda Rejang Lebong Khirdes Lapendo Pasjo dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten di Rejang Lebong, Selasa.

Dia menjelaskan jumlah penduduk miskin tersebar di 15 kecamatan. Sepanjang tahun 2023, sebanyak 41.180 jiwa, jumlah ini berkurang dari tahun 2022 yang mencapai 43.170 jiwa.

Sedangkan untuk indeks kedalaman kemiskinan di daerah tersebut, kata dia, semakin rendah dan mendekati rata-rata pengeluaran penduduk miskin dan garis kemiskinan, yakni 2,72 persen.

Selanjutnya, untuk indeks keparahan kemiskinan juga semakin rendah dengan ketimpangan pengeluaran di antara penduduk miskin 0,65 persen.

Untuk mengatasi angka kemiskinan di Kabupaten Rejang Lebong, tambah dia, Pemkab Rejang Lebong telah melakukan berbagai upaya pengentasan, antara lain melalui program pengelolaan sentra produksi kopi dan aren yang menjadi produk unggulan daerah tersebut.

Baca Juga  Dini Hari Gedung SDN 45 Rejang Lebong Terbakar

Kemudian, pemberian bantuan bibit bagi petani, kerjasama dengan pihak ketiga di bidang pertanian untuk meningkatkan kesejahteraan petani yang mayoritas merupakan penduduk miskin.

“Program pemberdayaan sosial, rehabilitasi dan jaminan sosial. Ada juga program bedah rumah tidak layak huni dan pengobatan gratis bagi masyarakat kurang mampu,” terangnya.

Staf Ahli Gubernur Bengkulu M Ikhwan yang hadir dalam kesempatan itu menyatakan pihaknya akan menampung semua usulan perencanaan dari 10 kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu dan akan ditampung guna diteruskan ke pusat.

Pada penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) pada Musrenbang Tahun 2025, masih berupa usulan pembangunan infrastruktur dan program layanan dasar, serta program peningkatan perekonomian.(BR1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekda Rejang Lebong Buka Forum Komunikasi Publik Loka POM, Dorong Sinergi Keamanan Pangan
Mahasiswa Jadi Korban Curas di Binduriang, Polisi Kejar Pelaku hingga Tuntas
Pria Lansia di Rejang Lebong Jadi Korban Curas, Motor Dibawa Kabur Pelaku Berpisau
Dituding Korupsi Rp.2,2 Miliar, Mantan Kades Pungguk Lalang Angkat Bicara
Puskesmas Simpang Nangka Lakukan Kunjungan Rumah, Berikan Layanan Medis Berkelanjutan bagi Warga Peserta BPJS
Sanggar Benuang Sakti Bertahan Tanpa Uluran Tangan, Penjaga Budaya Asli Suku Rejang Menanti Keberpihakan Pemerintah
Bupati Rejang Lebong Terima Audiensi IAPA Bengkulu di Rumah Dinas
Kepemimpinan Kolaboratif Bupati dan Wakil Bupati Perkuat Fondasi Pembangunan Rejang Lebong
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 12:56 WIB

Sekda Rejang Lebong Buka Forum Komunikasi Publik Loka POM, Dorong Sinergi Keamanan Pangan

Rabu, 18 Maret 2026 - 22:53 WIB

Mahasiswa Jadi Korban Curas di Binduriang, Polisi Kejar Pelaku hingga Tuntas

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:24 WIB

Pria Lansia di Rejang Lebong Jadi Korban Curas, Motor Dibawa Kabur Pelaku Berpisau

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:12 WIB

Dituding Korupsi Rp.2,2 Miliar, Mantan Kades Pungguk Lalang Angkat Bicara

Rabu, 28 Januari 2026 - 19:36 WIB

Puskesmas Simpang Nangka Lakukan Kunjungan Rumah, Berikan Layanan Medis Berkelanjutan bagi Warga Peserta BPJS

Berita Terbaru