Kasus DBD Meningkat di Kota Bengkulu: Dinkes Himbau Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan

- Penulis

Rabu, 27 Maret 2024 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kepala Dinkes Kota Bengkulu Joni Haryadi Thabrani.

Plt Kepala Dinkes Kota Bengkulu Joni Haryadi Thabrani.

Bengkulu, Bertarafflesia.com- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu mencatat sejak Januari 2024 hingga saat ini kasus demam berdarah dengue (DBD) di wilayah tersebut mencapai 139 kasus.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kota Bengkulu Joni Haryadi Thabrani, menyebutkan sebanyak 139 kasus DBD di Kota Bengkulu itu terdiri atas 11 kasus pada Januari, 34 kasus pada Februari, dan 94 kasus pada Maret.

“Kasus DBD di Kota Bengkulu cukup memprihatinkan karena dari bulan ke bulan mengalami peningkatan,” Kata Joni, Selasa (26/3/2024).

Menurut dia, peningkatan kasus DBD di Kota Bengkulu disebabkan faktor cuaca yang pada siang hari terasa panas sedangkan malam hari turun hujan.

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dan segera melaporkan apabila ada keluarga yang terkena DBD ke fasilitas kesehatan dengan menyertakan bukti hasil laboratorium dari rumah sakit.

Hal tersebut dilakukan agar petugas kesehatan di fasilitas kesehatan terdekat seperti puskesmas dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut di sekitar lokasi.

Baca Juga  Kasus Positif HIV Kota Bengkulu Meningkat,Dinkes Imbau Segera Berobat dan Mengisolasi Mandiri

“Jika kita melakukan pengasapan tanpa adanya pemberantasan terhadap lokasi sarang jentik maka tidak ada gunanya. Sehingga kita melakukan pemusnahan dari jentik nyamuk dengan menjaga kebersihan lingkungan,” ujar dia.

Selain itu, dia juga menghimbau masyarakat agar menerapkan pola hidup sehat, tidak membiarkan barang-barang yang dapat menampung air berada di luar rumah serta membersihkan penampungan air di kamar mandi untuk dibersihkan seminggu sekali.

“Jika terdapat benda-benda atau sampah yang tidak dapat dibuang maka disarankan untuk menguburkannya agar tidak menjadi sarang nyamuk penyebab DBD,” katanya.

Sementara itu, Dinkes Kota Bengkulu terus melakukan penyuluhan kepada masyarakat guna mengantisipasi adanya kasus DBD dengan mengubur barang bekas yang dapat menampung air, menutup tempat penampungan air, menguras bak mandi atau penampungan air minimal dua kali dalam satu minggu.

Kemudian, menaburkan bubuk abate di tempat penampungan air yang sulit dibersihkan dan mengganti air di vas bunga serta menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi gizi seimbang.(BR1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Bengkulu Mengimbau Warga Untuk Selalu Konsumsi Air Matang
Kasus Positif HIV Kota Bengkulu Meningkat,Dinkes Imbau Segera Berobat dan Mengisolasi Mandiri
Maksimalkan Target Sasaran, Dinkes Kota Bengkulu  Gencarkan Jemput Bola Sweeping Imunisasi Polio
Tingkatkan Vaksinasi Polio, Dinkes Kota Bengkulu lakukan “Jemput Bola” 
Pastikan Jajanan Aman, Dinkes Bersama BPOM Lakukan Inspeksi Mendadak di Distributor Makanan
Dinkes targetkan 56 ribu anak di Kota Bengkulu terima vaksin polio
Dinkes Kota Bengkulu Ungkap Kasus DBD Alami Penurunan 
Dinkes Kota Bengkulu Catat Kasus DBD Bulan April Turun, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 Oktober 2024 - 14:22 WIB

Dinkes Bengkulu Mengimbau Warga Untuk Selalu Konsumsi Air Matang

Jumat, 13 September 2024 - 11:49 WIB

Kasus Positif HIV Kota Bengkulu Meningkat,Dinkes Imbau Segera Berobat dan Mengisolasi Mandiri

Selasa, 6 Agustus 2024 - 15:10 WIB

Maksimalkan Target Sasaran, Dinkes Kota Bengkulu  Gencarkan Jemput Bola Sweeping Imunisasi Polio

Jumat, 2 Agustus 2024 - 10:20 WIB

Tingkatkan Vaksinasi Polio, Dinkes Kota Bengkulu lakukan “Jemput Bola” 

Kamis, 1 Agustus 2024 - 10:22 WIB

Pastikan Jajanan Aman, Dinkes Bersama BPOM Lakukan Inspeksi Mendadak di Distributor Makanan

Berita Terbaru