Ketua DPRD Seluma Angkat Bicara,Jembatan 30 Tahun Belum Tersentuh Oleh Pemkab Seluma

- Penulis

Kamis, 2 Mei 2024 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seluma,Beritarafflesia.Com-Jembatan Penghubung Napal Jungur Dan Lubuk Terentang Kecamatan lubuk sandi rusak berat sejak 2 tahun terakhir minggu (31/3/2024).

Ketua BPD yeti Sulastri menjelaskan,jembatan tersebut memang kondisi rusak parah dibangun pemkab Seluma pada transmigrasi pada tahun 1991,jembatan itu menghubungkan tiga desa artinya jalur efektif bagi warga baik pelajar,buruh dan pedagang.

Berapa tahun belakang ini dikerjakan secara swadaya oleh warga,lantaran belum pernah di bangun oleh pemkab Seluma.terkait usulan setiap tahun dilakukan dalam musrenbang kecamatan.

Jembatan air perajau tersebut dengan panjang 10 Meter sudah rusak, lantai kayu sudah lapuk, bantalan batang kelapa ditambah lagi pengaman kiri kanan juga telah rusak akibat termakan usia.kmi warga berharap agar tahun 2024 pemkab Seluma bisa memberikan anggaran lewat APBD sebesar 100 juta.

Baca Juga  Kelurahan Sumur Meleleh Resmi Menjadi Kampung Religi di Provinsi Bengkulu

Menurut informasi dari masyarakat berapa tahun lalu sudah pernah warga jatuh hal itu belum sempat warga bekerja swadaya.

Ketua DPRD Seluma Nofi Eriyan Andesca.S,Sos angkat bicara terkait hal ini, ia mengatakan jembatan tersebut sudah berapa tahun tidak dibangun dan kondisi sekarang sudah rusak.

Nofi meminta,kepada pemkab Seluma dan instansi terkait untuk membangun atau rehab jembatan tersebut menggunakan dana APBD Kabupaten Seluma tahun 2024 ini anggaran telah disiapkan,sebab itu jembatan alternatif penghubung tiga desa. Tutup nya.(Br1)adv

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Helmi Hadiri Pengukuhan dr. Melka Novera Sari sebagai Bunda PAUD Rejang Lebong
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan Pastikan Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Segera Rampung,Tampung 270 Siswa Gratis 
Fokus Bantu Rakyat,Gubernur Dukung Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 
Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu Hampir Rampung, Gubernur Helmi Targetkan Beroperasi Agustus 2026
UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan BPOM Tanam 1.000 Pohon, Wujudkan Green Campus Berbasis Ekoteologi
Tujuh Guru MIN 1 Rejang Lebong Resmi Dikukuhkan sebagai Guru Profesional melalui Yudisium PPG UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Teguhkan Komitmen Green Campus melalui Penandatanganan Piagam SDGs
UIN FAS Bengkulu Terima Kunjungan IAIN SAS Babel Bahas Penguatan Tata Kelola Akademik
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:25 WIB

Gubernur Helmi Hadiri Pengukuhan dr. Melka Novera Sari sebagai Bunda PAUD Rejang Lebong

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:10 WIB

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan Pastikan Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Segera Rampung,Tampung 270 Siswa Gratis 

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:46 WIB

Fokus Bantu Rakyat,Gubernur Dukung Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:37 WIB

Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu Hampir Rampung, Gubernur Helmi Targetkan Beroperasi Agustus 2026

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:53 WIB

UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan BPOM Tanam 1.000 Pohon, Wujudkan Green Campus Berbasis Ekoteologi

Berita Terbaru