Lebong, Jalur Lintas Kendaraan di Perketat

- Penulis

Jumat, 7 Mei 2021 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POSKO : Tampak terlihat Pos Pengamanan masih dalam pengerjaan, namun petugas telah ada yang berjaga-jaga selama 24 jam secara bergantian.

 

LEBONG.Beritarafflesia.com – Antisipasi pemudik dari luar Provinsi Bengkulu masuk ke Kabupaten Lebong, setiap orang yang akan masuk dan melintas di posko perbatasan, wajib diperiksa mulai dari dokumen, keperluan serta kendaraan yang digunakan.

Kapolres Lebong yang juga wakil ketua II Satgas penangangan Covid-19 Kabupaten Lebong, AKBP Ichsan Nur SIK menegaskan bahwa, untuk mekanisme penerapan protokol kesehatan bagi orang yang masuk Lebong, sama halnya penerapan di tahun 2020 yang lalu. pemeriksaan bagi setiap yang masuk Kabupaten Lebong, sudah dilaksanakan mulaimdari mencuci tangan, pemeriksaan suhu badan, semuanya dilakukan. Kamis (6/5/2021) kemarin.

Untuk pelaksanaan dalam menjalankan pemeriksaan bagi setiap yang masuk Kabupaten Lebong, karena personil yang bertugas (tim gabungan) masih belum lengkap serta posko yang dibangun di perbatasan Kabupaten Lebong dengan Rejang Lebong dan Lebong dengan Bengkulu Utara, masih dalam pengerjaan.

“Para pekerja masih menyelesaikan pembangunan posko,” ucapnya. Ditegaskan Kapolres, untuk penerapan pemeriksaan bagi setiap orang yang akan masuk Kabupaten Lebong, akan dimulai hari ini (Jumat, 16/5/2021).

Baca Juga  Upaya Pemprov Memutus Penyebaran Covid-19, Merancang Perda tentang Adaptasi Baru Pengendalian Covid-19

Untuk itulah, dirinya meminta kepada petugas yang telah ditugaskan dalam menjaga posko, untuk bisa menjalankan tugas sebaik-baiknya. “Saya minta besok (hari ini) pemeriksaan mulai dilakukan secara maksimal,” tegasnya.

Nantinya jika kedapatan ada pemudik dari luar Provinsi Bengkulu masuk Kabupaten Lebong, namun tidak bisa menunjukan hasil tes swab antigen, maka dengan terpaksa yang bersangkutan tidak diperbolehkan masuk Lebong.

 “Tindakan tegas harus kita lakukan, untuk melindungi masyarakat Lebong itu sendiri dari wabah Covid-19,” tuturnya.

Pantauan dilapangan, meskipun pelaksanaan Operasi Ketupat Nala telah dimulai dan dibangun posko pengamanan di 2 perbatasan serta 1 posko pelayanan di kawasan eks terminal Pasar Muara Aman, masih dalam pengerjaan. Akan tetapi terkhusus di 2 posko pengamanan, para petugas sudah ada yang berjaga-jaga, baik itu dari TNI-Polri, BPBD, Dinkes. Akan tetapi, penjagaan belum maksimal, karena terlihat setiap orang yang masuk belum diberhentikan.(Nv)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atlet ISSI Rejang Lebong Dominasi Urban MTB 2026 di Hutan Kota Imbo Rajo
Sekda Rejang Lebong Hadiri Rapat Stakeholder Bersama BPJS Kesehatan, Bahas Cakupan UHC
Kopi Bengkulu Siap Naik Kelas, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Daya Saing Global
Banjir Bandang Terjang Kabupaten Lebong, Gubernur Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan
Sekda Rejang Lebong Buka Forum Komunikasi Publik Loka POM, Dorong Sinergi Keamanan Pangan
Menuju Kawasan Industri Pulau Baai, Pemprov Bengkulu Himpun Pelaku Usaha
Mahasiswa Jadi Korban Curas di Binduriang, Polisi Kejar Pelaku hingga Tuntas
Inflasi Bengkulu Zona Hijau, Kepala Daerah Diminta Pantau Bapok Jelang Idulfitri
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:36 WIB

Atlet ISSI Rejang Lebong Dominasi Urban MTB 2026 di Hutan Kota Imbo Rajo

Senin, 20 April 2026 - 12:16 WIB

Sekda Rejang Lebong Hadiri Rapat Stakeholder Bersama BPJS Kesehatan, Bahas Cakupan UHC

Sabtu, 18 April 2026 - 22:24 WIB

Kopi Bengkulu Siap Naik Kelas, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Daya Saing Global

Kamis, 9 April 2026 - 09:43 WIB

Banjir Bandang Terjang Kabupaten Lebong, Gubernur Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan

Rabu, 8 April 2026 - 12:56 WIB

Sekda Rejang Lebong Buka Forum Komunikasi Publik Loka POM, Dorong Sinergi Keamanan Pangan

Berita Terbaru