Beritarafflesia.com, Bengkulu – Keinginan walikota Bengkulu Helmi Hasan untuk mengelola Mess Pemda yang merupakan Aset pemerintah Provinsi Bengkulu, dikawasan kelurahan Malabero kecamatan Teluk Segara mendapat dukungan dari masyarakat disekitar lokasi Mess pemda.
Dukungan itu disebabkan kondisi mess pemda yang di bangun menggunakan uang negara miliaran rupiah itu sejak dibangun belum pernah dimanfaatkan secara resmi.
“Kami yakin lebih baik mess pemda jika ditangani dengan serius, apalagi saat ini kondisi pemeliharaan lingkungan dilakukan secara gotong royong oleh warga disekitar lokasi,” ujar Rully warga kelurahan Malabero.
Dikatakan Rully sejak dibangun Mess Pemda ini sering digunakan anak anak untuk ngelem, “mungkin dibangun untuk dijadikan tempat kumpul anak anak sambil ngelem,”ujar Rully mencemooh.
Kondisi mess pemda yang dibangun zaman Gubernur Agusrin M Najamudin,kondiai nya memprihatinkan dari awal masuk kelokasi terlihat kondisi pagar sudah “ompong” dan dibagian belakang gedung terlihat semak belukar dan pohon cemara yang baru selesai ditebang.
Sedangan dibagian halaman gedung memang terlihat tertata rapi dengan rumput yang baru di potong.
“Ini kami gotong royong berasama warga, “ujar penjaga parkir di kawasan mess pemda.
Menelusuri bangunan mess pemda dibagian belakang juga terlihat tumpukan alat tangkap ikan milik warga yang di letakan di bagian pojok gedung.
Sedangkan kondisi bangunan ber atap bundar di bagian belakang mess pemda terlihat sudah rapuh dan sebagian flapon bangunan ada yang sudah runtuh.
(**)












