BENGKULU,Beritarafflesia.com- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Bengkulu yang ke-54, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu menggelar Sarasehan Dialog Kebangsaan Saatnya Bengkulu ke Pentas Dunia “Napak Tilas Dua Abad Traktat London 1824” yang di laksanakan di Balai Raya Semarak Bengkulu. Selasa (8/11/2022)
Acara Dialog Kebangsaan ini dibuka oleh Gubernur Bengkulu dalam hal ini di wakili oleh Staf ahli Gubernur Bengkulu Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Supran, S.H., M.H.menyampaikan apresiasi atas terselenggarannya kegiatan Dialog Kebangsaan ini.

“ Provinsi Bengkulu tidak lepas dari jejak sejarah baik artefak, bangunan dan lainnya. Sehingga dalam peringatan hari jadi provinsi Bengkulu yang ke – 54 tahun 2022 ini, pemerintah harus mendukung fakta sejarah yang dan mempertahankan dokumen atau arsip untuk kemajuan bangsa dan negara kedepan” Kata Supran,
Kemudian ia juga berharap, melaui kegiatan dialog kebangsaan yang dilaksanakan ini dapat membawa Provinsi Bengkulu dengan potensi yang dimilikinya dapat mendorong menjadi Provinsi Bengkulu yang Maju, Sejahtera dan Hebat.
“Hal yang diharapkan ini sebagaimana yang masuk dalam visi misi gubernur dan wakil gubernur kita saat ini. Ini juga masukan positif bagi pemerintah daerah dan jajaran bagaimana membawa Bengkulu menajdi Provinsi yang maju,” tambah Supran.

Terimakasih untuk semua pihak yang telah membuat ide dalam rangka tentunya peringatan HUT Provinsi Bengkulu ke-54 dapat terlaksan,” Ucap Supran mengakhiri.
sementara itu Kepala DPK Provinsi Bengkulu, Meri Sasdi, M.Pd mengatakan, wawasan kebangsaan sesuai dengan amanat undang-undang nomor 43 tahun 2009 tentang kearsiapan. Dimana arsip memiliki peran penting dalam mewujudkan pembangunan.
“Kita melaksanakan dialog kebangsaan dalam rangka napak tilas traktat London 1824 sebagai amanat undang-undang, dimana kita harus melakukan penelusuran arsip statis. Dengan harapan Bengkulu lebih memiliki peran baik secara nasional maupun internasional,” ungkapnya.
Kepala DPK Provinsi Bengkulu, Meri Sasdi, M.Pd Saat menyampaikan sambutan
Kepala DPK Provinsi Bengkulu Menambahkan bahwa saat ini Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu saat ini sedang menggarap Diorama Farmawati Soekarno yang mana nantinya didalam Diorama tersebut akan menjelaskan sejarah Ibu Fatmawati dan Presiden pertama Bapak Ir Soekarno dan sejarah-sejarah lainnya yang ada di Bengkulu, dan Dokumen-Dokumen Penting mengenai sejarah Bengkulu.
Dengan adanya narasumber yang luar biasa akan memberikan kajian-kajian dan formulasi dalam sejarah, bagaimana mewujudkan pembangunan Bengkulu dengan memanfaatkan potensi sejarah yang dimilikinya. singkat Meri
Dalam Dialog Kebangsaan ini di hadiri oleh narasumber-narasumber ahli sejarah yakni Sekretaris Yayasan Fatmawati Soekarno Dr. H. M. Faisal Manaf, S.E., M.M., MCDO dan Guru Besar Sejarah FIB Universitas Padjajaran (Unpad) Prof. Dr. Nina Herlina Lubis, MS., dengan moderator Ketua Bidang Ekonomi BMMPB H. Zulhanani, S.E., M.M., dan Koordinator Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan Rofiq Sumantri, S.H., selaku Co-Moderator. dan di hadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bengkulu, perwakilan dari Kabupaten/kota, perwakilan akademisi, perwakilan perbankan, perwakilan organisasi masyarakat, tokoh masyarakat, dan perwakilan mahasiswa berjumlah 250 orang” (Bgs) Adv












