Pasien Meninggal Covid 19 di RSMY Bengkulu di Berlakukan Sesuai SOP
Bengkulu,Beritarafflesia.com- Warga kabupaten seluma inisial S umur kurang lebih 73 tahun, Pasien Rumah Sakit M Yunus Bengkulu yang meninggal akibat terpapar Covid 19, namun pihak Keluarga menolak untuk dilakukan pemulasaran jenazah yang menurut pihak RS sesuai SOP. Kejadian tersebut,sabtu (5/3/2022) kemarin.
Namun atas kejadian tersebut pihak keluarga tidak menerima bahwa pasien meninggal bukan karena covid 19, akhirnya keluarga ingin memaksa pihak rumah sakit untuk membawa jenazah pulang kerumah di daerah Seluma tanpa dilakukan pemulasaran jenazah sesuai sop covid-19.
Keluarga pasien yang meninggal saat kordinasi dengan pihak RSMY Bengkulu
Melihat kondisi kurang kondusif akhirnya pihak rumah sakit M,Yunus Bengkulu meminta Bantuan kepada pihak Satpol Pol PP Provinsi Bengkulu untuk membantu menertibkan situasi sekaligus memberikan pengamanan serta pemahaman kepada keluara yang meninggal dunia.
Tapi setelah pihak rumah sakit M.Yunus mimintak bersama Sat Pol PP Provinsi Bengkulu melakukan pendekatan dan memberi pemahaman kepada pihak keluarga pasien,maka akhirnya pihak keluarga bersedia untuk dilakukan pemulasaran jenazah sesuai dengan Standar Oprasional Prosedur (SOP) Covid 19, sekitar pukul 21,00 Wib sampai pukul 23,00 wib Pihak keluarga baru ingin memenuhi permintaan tim medis di Instalasi Fatmawati M Yunus.
Namun pihak keluarga beralasan ingin melakukan fardhu kifayah terhadap jenazah pasien Covid 19 tersebut dengan cara biasa, dan tidak mau diperlakukan pemulasaran jenazah sesuai Protokol kesehatan bagi jenazah pasien yang positif Covid 19. Kemudian supaya bisa dimandikan,dan disholatkan serta dimakamkan dengan cara biasanya.
Menurut salah satu tim medis Rumah sakit M,Yunus Bengkulu menjelaskan, Pihak nya akan memberlakukan bagi masyarakat apabila ada yang meninggal covid 19 sesuai dengan SOP, Hal ini dilakukan agar tidak membahayakan orang lain akibat penularan dari virus Covid 19 tersebut
“ Kita terus melayani masyarakat sesuai dengan SOP apabila masih ada pasien meninggal akibat terpapar Covid 19” Pungkasnya.(Cp)












