SDIT Al-Qiswah Bengkulu Salah Satu Sekolah Terpilih, Untuk Pelatihan Mitigasi Bencana Kota Bengkulu

- Penulis

Selasa, 8 Oktober 2024 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Basarnas, Yakesma, dan SDIT Al-Qiswah Bengkulu Pelatihan Mitigasi Bencana

Foto: Basarnas, Yakesma, dan SDIT Al-Qiswah Bengkulu Pelatihan Mitigasi Bencana

Bengkulu, Beritarafflesia.Com – SDIT Al-Qiswah menjadi salah satu sekolah yang dipilih untuk pelatihan mitigasi bencana, sebuah inisiatif dari Yakesma Bengkulu dan Basarnas Kota Bengkulu,

Program ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada siswa mengenai langkah-langkah mitigasi bencana, terutama gempa bumi, yang sering mengancam wilayah Bengkulu.

Anju, salah satu anggota Basarnas Kota Bengkulu yang hadir sebagai narasumber, menjelaskan bahwa peran penting Basarnas dalam kegiatan ini.

“Kami memberikan pengetahuan kepada anak-anak dan masyarakat agar tidak panik saat terjadi bencana.

Sosialisasi ini sangat penting karena banyak berita tidak valid di media sosial, jadi kami ingin siswa dan guru mendapatkan informasi yang benar,” jelasnya.

Selain memberikan materi dasar mitigasi bencana yang mudah dipahami, Anju juga menekankan pentingnya saat simulasi gempa bumi bagi para siswa.

“Anak-anak yang kami libatkan langsung dalam simulasi agar mereka tahu langkah apa yang harus diambil sebelum, saat, dan sesudah bencana.

Dengan demikian, kita dapat meminimalkan risiko korban jiwa,” tambahnya.

Faris, Marketing Komunikasi dari Yakesma Bengkulu, menambahkan bahwa program ini merupakan bagian dari inisiatif “Road to School” yang digagas oleh Yakesma.

“Kami menyadari bahwa Bengkulu adalah daerah yang rawan bencana, sementara edukasi bencana untuk anak-anak masih sangat minim.

Oleh karena itu, kami memulai program ini dengan tema Sekolah Siaga Bencana,” kata Faris.

“Sekolah yang ingin berpartisipasi bisa mendaftar melalui media sosial atau WhatsApp kami.

Baca Juga  Wakil Ketua I DPRD Kota Bengkulu menghadiri acara AMDK Hidayah Water

Program ini gratis dan terbuka bagi siapa saja yang ingin mendapatkan edukasi bencana dan simulasi di sekolah mereka,” tambahnya.

Materi yang diberikan meliputi pengenalan jenis-jenis bencana yang sering terjadi di Indonesia, apa yang harus dilakukan ketika bencana terjadi, dan apa yang harus dihindari.

Selain itu, siswa juga diajarkan melalui simulasi bencana, khususnya bagaimana cara evakuasi yang benar saat terjadi gempa bumi.

“Kami juga memberikan pengetahuan dasar tentang organisasi seperti Basarnas, agar siswa tahu siapa yang berwenang menolong saat bencana,” jelas Faris.

Disamping itu, Fuji Astuti, S.Pd., Kepala SDIT Al-Qiswah, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan program pertama yang diadakan di sekolah terkait mitigasi bencana.

“Kami belum pernah mengadakan kegiatan seperti ini sebelumnya.

Setelah gempa yang terjadi beberapa waktu lalu, Yakesma menawarkan kerja sama dengan Basarnas, dan kami menyambutnya dengan baik.

Program ini juga memberikan informasi yang penting, tidak hanya untuk siswa, tapi juga untuk wali murid,” ujar Fuji.

Pelatihan mitigasi bencana ini menjadi langkah awal yang penting bagi SDIT Al-Qiswah dalam mempersiapkan siswa dan guru menghadapi potensi bencana di masa mendatang.

Dengan adanya program ini, Yakesma Bengkulu, Basarnas dan berharap dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya siswa sekolah termasuk di SDIT Al-Qiswah, dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah Bengkulu. (Ayy)

Share

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Edi Hariyanto Tolak Parkir Indomaret-Alfamart Jadi Solusi Lapangan Kerja: Jangan Bebani Rakyat
Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
SD Negeri 24 Kota Bengkulu Gelar Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI Belangsung dengan Khidmat
SD Negeri 24 Kota Bengkulu Meriahkan HUT ke-81 RI Laksanakan Beragam Trobosan Perlombaan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 16:00 WIB

Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar

Kamis, 17 September 2026 - 08:03 WIB

Edi Hariyanto Tolak Parkir Indomaret-Alfamart Jadi Solusi Lapangan Kerja: Jangan Bebani Rakyat

Jumat, 11 September 2026 - 20:38 WIB

Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB

Berita Terbaru

Kota Bengkulu

Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan

Selasa, 29 Sep 2026 - 16:00 WIB

Provinsi Bengkulu

Pemprov Bengkulu Siap Bersinergi Dukung Program BKKBN

Selasa, 29 Sep 2026 - 15:42 WIB

Provinsi Bengkulu

Terima Audensi Deputi,Sekdaprov Dukung Program BKKBN Pusat

Senin, 28 Sep 2026 - 18:51 WIB