Pembangunan Irigasi Senilai Rp.1,4 M di Lokasi Tambang Batubara BU dilirik Kejari

- Penulis

Senin, 7 Februari 2022 - 22:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kajari Bengkulu Utara, Elwin Agustian Khahar, SH,saat ditemui wartawan di ruang kerjanya

Bengkulu Utara,Beritarafflesia.com- Sepertinya pembangunan irigasi senilai Rp.1,4 milyar yang terletak di lokasi tambang emas hitam, Desa Gunung Selan, Kecamatan Kota Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, saat ini mulai di lirik pihak Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara,pada Senin (7/02/2022.)

“Kami akan pelajari. Seharusnya ada kajian sebelum membangun. Terlepas itu semua kami akan kaji terlebih dahulu,” kata Kajari Bengkulu Utara, Elwin Agustian Khahar, SH, MH.

Kajari Bengkulu Utara, Elwin Agustian Khahar, SH,saat ditemui wartawan di ruang kerjanya

Elwin menegaskan, kajian diperlukan agar pembangunan tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan yang diharapkan oleh masyarakat.

” Apalagi anggaran yang sudah alokasikan itu sangat pantastis,dan itu uang negara.jadi,kita tetap akan melakukan penyelidikan terkait dengan pembanguan irigasi ini” tegasnya

Terpisah menurut Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan Kabupaten Bengkulu Utara Kuasa Barus tak menepis kondisi tersebut, bahwa pihaknya juga menyoroti hal ini,apalagi tambang telah membeli lahan sawah petani tersebut dengan harga yang lebih tinggi.

Baca Juga  Tersangka Herman Bakti,Kasus Penipuan Dilimpahkan Kejaksa

“Kami sangat menyayangkan, kalo kata warga, itu sawah sawah aku, aku mau jual biar dapat uang banyak. Itulah kami tidak bisa ngomong bagaimana masyarakat kita ini. Karena masyarakat kita ini pendek pola pikirnya. Berapa harganya kami tidak tau,” kata Barus sambil meniru gelagat bicara salah satu warga saat ia tanyakan ke salah satu warga

Diketahui Anggaran milyaran ini digelontorkan untuk pembangunan bendungan dan irigasi di seputar lokasi tambang. Teranyar, di Tahun 2021 lalu pembangunan bendungan tersebutb sudah menelan uang negara mencapai sebesar Rp  1,4 milyar, demikian “(Yugo)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
Proses Penatapan Tersangka dan DPO Terkesan Janggal, Penasehat Hukum Apriansyah Akan Uji Melalui Prapradilan
Keberhasilan Polda Bengkulu Panen 4 Ton Jagung dan Tebar 3.000 Benih Ikan Patin Dukung Ketahanan Pangan
Apriansyah Laporkan Dugaan Kriminalisasi dan Penyalahgunaan Wewenang Penyidik PPA Polda Bengkulu Ke Mabes Polri
Gunakan Modus Sertifikat Bodong sebagai Jaminan, Rudi Bambang Hermanto Tipu Beli BBM Senilai Rp100 Juta
Kapolda Bengkulu dan Forkopimda Nobar Final Piala Dunia 2026 Bersama Ribuan Warga, UMKM Ikut Bergeliat
Sinergi BAZNAS dan Pemprov Bengkulu, 150 Keluarga Dhuafa di Ketahun Terima Bantuan Sembako
Jelang HUT ke-18, Pemkab Bengkulu Tengah Gelar Istighosah Akbar dan Tausiyah KH. ES Mubarok
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 07:53 WIB

Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 

Selasa, 1 September 2026 - 07:24 WIB

Proses Penatapan Tersangka dan DPO Terkesan Janggal, Penasehat Hukum Apriansyah Akan Uji Melalui Prapradilan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:24 WIB

Keberhasilan Polda Bengkulu Panen 4 Ton Jagung dan Tebar 3.000 Benih Ikan Patin Dukung Ketahanan Pangan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:03 WIB

Apriansyah Laporkan Dugaan Kriminalisasi dan Penyalahgunaan Wewenang Penyidik PPA Polda Bengkulu Ke Mabes Polri

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 01:06 WIB

Gunakan Modus Sertifikat Bodong sebagai Jaminan, Rudi Bambang Hermanto Tipu Beli BBM Senilai Rp100 Juta

Berita Terbaru