Foto/ DESA DUSUN BARU GELAR PENYULUHAN PENYAKIT MENULAR DAN TIDAK MENULAR
Bengkulu Tengah,Beritarafflesia.com – Pemerintah Desa Dusun Baru, Kecamatan Pondok Kubang, Kabupaten Bengkulu Tengah, menggelar kegiatan penyuluhan mengenai penyakit menular dan tidak menular di Kantor Desa Dusun Baru pada Senin, 10 November 2025 lalu. Kegiatan ini diinisiasi sebagai upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait bahaya penyakit yang dapat mengancam kesehatan serta pentingnya langkah pencegahan sejak dini.
Dalam penyuluhan tersebut hadir Kepala Desa Dusun Baru bersama perangkat desa, tokoh masyarakat, serta para ibu rumah tangga yang menjadi sasaran utama kegiatan. Narasumber berasal dari tenaga kesehatan Puskesmas setempat yang memiliki kompetensi dalam bidang pencegahan dan penanganan penyakit.
Kepala Desa Dusun Baru dalam sambutannya menyampaikan bahwa kesehatan merupakan salah satu aspek penting dalam menopang kesejahteraan masyarakat. Ia menegaskan pemerintah desa akan terus berupaya menyelenggarakan program yang memberikan manfaat langsung bagi warga, terutama dalam hal pencegahan penyakit.
“Penyakit menular maupun tidak menular masih menjadi tantangan bagi kita semua. Oleh karena itu, kami berharap kegiatan penyuluhan ini dapat membuka wawasan masyarakat untuk hidup lebih bersih dan sehat,” ujar kades
Sementara itu, narasumber dari Puskesmas menjelaskan bahwa penyakit menular seperti demam berdarah, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), dan tuberkulosis dapat menyebar dengan cepat apabila kebersihan lingkungan kurang diperhatikan. Masyarakat diimbau untuk menjaga sanitasi, melakukan pemberantasan sarang nyamuk secara rutin, serta memakai masker jika sedang mengalami gejala gangguan pernapasan.
Pada sesi berikutnya, peserta mendapatkan penjelasan mengenai penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung. Narasumber menekankan bahwa pola makan tidak sehat, kurang berolahraga, serta kebiasaan merokok menjadi faktor risiko utama. Karena itu, masyarakat diminta lebih memperhatikan konsumsi makanan bergizi, rutin melakukan aktivitas fisik, serta menghindari perilaku yang merugikan kesehatan.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab. Banyak warga yang antusias menanyakan berbagai hal seputar gejala penyakit, cara mendeteksi secara dini, hingga langkah penanganan yang tepat sebelum datang ke fasilitas kesehatan.
Pemerintah desa berharap, setelah adanya kegiatan ini, masyarakat dapat menerapkan gaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu menekan angka kejadian penyakit di lingkungan Desa Dusun Baru. Selain itu, kegiatan serupa akan terus dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Dengan terlaksananya penyuluhan ini, diharapkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kesehatan semakin meningkat, serta terwujud lingkungan desa yang bersih, sehat, dan produktif. Demikian.”( Nardi)













