Pemprov Bengkulu Fokuskan Peningkatan Produktivitas Pertanian

- Penulis

Senin, 11 Januari 2021 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu, Beritarafflessia.com- Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pembangunan Pertanian Tahun 2021 bersama Presiden Republik Indonesia Joko Widodo secara daring, bertempat di Gedung Daerah Balai Raya Semarak Bengkulu, pada Senin (11/1).

Dijelaskan Gubernur Rohidin, pada tahun 2021 ini ada dua program unggulan yang difokuskan untuk peningkatan produktivitas pertanian di Bumi Rafflesia.

Pertama, melanjutkan replanting perkebunan sawit yang sudah dilaksanakan sejak tahun sebelumnya. Kedua, merevitalisasi lahan persawahan yang tersebar di beberapa kabupatan.

“Replanting kebun sawit ini telah berhasil diterapkan Kabupaten Seluma dan Bengkulu Utara, maka pada tahun ini kita akan lanjutkan kembali. Karena di dalam program replanting itu kota lakukan secara menyeluruh, tidak hanya fokus soal bibit, tetapi juga pendampingan manajemen,” jelas Rohidin.

Sedangkan program revitalisasi lahan persawahan merupakan salah satu upaya Pemda Provinsi Bengkulu mewujudkan ketahanan pangan di daerah ini.

“Revitalisasi lahan sawah ada di bebarap wilayah, diantaranya Mukomuko, Bengkulu Utara dan Seluma. Revitalisasi ini dilakukan, karena kita ingin memperluasan area tanam,” imbuhnya.

Baca Juga  Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Bersih, Pemprov Bengkulu Sosialisasikan Pengendalian Gratifikasi

Gubernur Rohidin juga menyinggung tentang produksi jagung yang mengalami peningkatan. Sementara untuk produksi kedelai memang terbatas, karena dipengaruhi banyak faktor salah satunya iklim yang tidak sesuai.

“Untuk produksi jagung di Bengkulu cukup bagus, hasilnya meningkat. Namun untuk kedelai memang terbatas, karena jarang sekali petani yang menanam kedelai. Produktivitasnya tidak seperti diharapkan, banyak petani merugi dan kualitas kedelainya pun kurang baik,” pungkas Gubernur.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo dalam kesempatannya mengingatkan jajarannya untuk hati-hati dalam pengolaan pangan.

“Kita tahu penduduk Indonesia sudah 270 juta lebih, oleh sebab itu pengolaan yang berkaitan dengan pangan itu betul-betul harus kita seriusi. Pembangunan pertanian harus betul-betul kita seriusi secara detail, terutama yang berkaitan dengan komuditas pertanian import sperti kedelai, jagung, gula, bawang putih, ataupun beras semuanya harus hati-hati,” tegas Jokowi.

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu Pacu Verval Kopdes Merah Putih agar Segera Beroperasi
HUT ke-81 PMI, Sekdaprov Herwan Antoni Tegaskan Komitmen Kemanusiaan
Pemprov Bengkulu Perkuat Dukungan untuk Koperasi Desa Merah Putih
Pemprov Bengkulu Tinjau Infrastruktur Pengendali Banjir Sungai Air Bengkulu, Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Gubernur Helmi Hasan Resmikan Titik Nol Jalan Simpang 4 Gunung Selan- Lais
Jelang Operasional, Pemprov Bengkulu Matangkan Verifikasi Gerai Koperasi Desa Merah Putih
Terima Audiensi Kepala Kanwil DJPb, Helmi Hasan Tegaskan Pentingnya Sinergi Pembangunan
Jelang Wajib Halal 18 Oktober, Pemprov Bengkulu Matangkan Kesiapan RPH
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Pemprov Bengkulu Pacu Verval Kopdes Merah Putih agar Segera Beroperasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:05 WIB

HUT ke-81 PMI, Sekdaprov Herwan Antoni Tegaskan Komitmen Kemanusiaan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemprov Bengkulu Perkuat Dukungan untuk Koperasi Desa Merah Putih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Pemprov Bengkulu Tinjau Infrastruktur Pengendali Banjir Sungai Air Bengkulu, Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Gubernur Helmi Hasan Resmikan Titik Nol Jalan Simpang 4 Gunung Selan- Lais

Berita Terbaru