Pemprov Bengkulu Mengajak Untuk Menjaga Kesatuan Dan Persatuan NKRI

- Penulis

Kamis, 3 Desember 2020 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu, Beritarafflesia.com- Perbedaan keberagaman Suku Bangsa, Budaya, Agama, Ras, serta bermacam-macam golongan dan kelompok, tidak menjadi penghalang bagi bangsa ini untuk membentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ini dikarenakan adanya kesadaran kita untuk mengedepankan nilai Persatuan dan Kesatuan diatas segala bentuk perbedaan dalam komponen Bangsa. 

Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Provinsi Bengkulu H. Dedy Ermansyah, dalam sambutannya pada kegiatan Apel Kebangsaan Dalam Rangka Menjaga Keutuhan NKRI, bertempat di Gedung Daerah Balai Raya Semarak Bengkulu. Kamis (03/12/20).

“Seperti kita ketahui, akhir-akhir ini adanya fenomena terhadap disintegrasi bangsa yang menyimpang nilai luhur pancasila. Tentunya kita tidak menghendaki terjadinya perpecahan dikarenakan Kemerdekaan yang telah diraih oleh Bangsa Indonesia yang merupakan hasil dari semangat yang diamanahkan oleh para Pendiri Bangsa untuk terus dilestarikan,” ungkap Dedy. 

Kegiatan yang bertemakan “Mari Kita Bangun Persatuan Dan Kesatuan Bangsa”, Plt Dedy mengatakan bahwa Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu mengajak seluruh unsur elemen Masyarakat dalam membuat sebuah komitmen untuk tetap menjaga keutuhan NKRI. 

Baca Juga  Gubernur Rohidin Apresiasi BPJS Ketenagakerjaan dan Perusahaan Swasta yang Disiplin Lindungi Pekerjanya

“Ada 6 poin dari naskah deklarasi yang kita bacakan bersama, salah satunya mendukung Pemerintah, TNI dan Polri dalam merawat kebhinekaan serta menjaga keutuhan NKRI. Ini juga dapat diaplikasikan oleh seluruh masyarakat dari hal yang kecil, seperti mendukung penegakan hukum terhadap pelanggaran protokol kesehatan covid 19,” tegasnya. 

Sementara itu, Ketua MUI Provinsi Bengkulu Prof. Rohimin juga memberi tanggapan terhadap munculnya paham radikalisme yang juga menjadi salah satu permasalahan yang dapat meruntuhkan keutuhan NKRI, khususnya di Provinsi Bengkulu. 

“Alhamdulillah di Provinsi Bengkulu sendiri, paham radikalisme belum terbentuk, tetapi simpatisan sudah mulai muncul. Tentu sekarang kita mengambil langkah cepat bersama Pemerintah Daerah dalam membuat program untuk sosialisasi dan moderasi beragama. Kita juga melakukan pendekatan personal dan organisasi agar masyarakat sendiri dapat membentengi diri dalam paham radikalisme tersebut,” pungkas Rohimin.

 

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Pungli dan Gratifikasi, Kominfotik Bengkulu Tegaskan Komitmen Bersama
Pemprov Bengkulu Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Megathrust Lewat Latihan Gabungan
Kopi Bengkulu Siap Naik Kelas, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Daya Saing Global
Peluncuran MTQ XXXVII Bengkulu 2026 Resmi Digelar, Kabupaten Seluma Siap Jadi Tuan Rumah
Rakor Pemprov dan TNI, Bengkulu Siap Antisipasi Bencana Megathrust
Banjir Bandang Terjang Kabupaten Lebong, Gubernur Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan
Menuju Kawasan Industri Pulau Baai, Pemprov Bengkulu Himpun Pelaku Usaha
Pemprov Bengkulu Ungkap Capaian 2025, Ekonomi Tumbuh 4,80 Persen
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 11:50 WIB

Cegah Pungli dan Gratifikasi, Kominfotik Bengkulu Tegaskan Komitmen Bersama

Sabtu, 18 April 2026 - 22:46 WIB

Pemprov Bengkulu Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Megathrust Lewat Latihan Gabungan

Sabtu, 18 April 2026 - 22:24 WIB

Kopi Bengkulu Siap Naik Kelas, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Daya Saing Global

Senin, 13 April 2026 - 16:27 WIB

Peluncuran MTQ XXXVII Bengkulu 2026 Resmi Digelar, Kabupaten Seluma Siap Jadi Tuan Rumah

Jumat, 10 April 2026 - 08:20 WIB

Rakor Pemprov dan TNI, Bengkulu Siap Antisipasi Bencana Megathrust

Berita Terbaru