Penguatan SDM Pustaka, DPK Provinsi Gelar Bimtek Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi

- Penulis

Jumat, 17 Juni 2022 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu H Meri Sasdi,.M.Pd didampingi Kabid Pengawasan dan kearsipan Dian Fitri Sari, SE, MM, Kabid Pengelolaan Arsip DPK Provinsi Bengkulu, Ibrahim Daud dengan Narasumber dari Arsip Nasional Republik Indonesia.

Dalam Bimbingan teknis pengoperasi Aplikasi Srikandi oleh DPK Provinsi Bengkulu 41 peserta dari OPD Pemerintah Provinsi Bengkulu yang dipusatkan di aula lantai 3 Dinas Perpustakaan dan kearsipan Provinsi Bengkulu, Kamis (17/6/2022).

Kepala DPK Provinsi Bengkulu Meri Sasdi menyampaikan Aplikasi Srikandi merupakan kelanjutan dari Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD) dan pada dasarnya Aplikasi Srikandi merupakan integritas antara Pengelolaan Arsip Dinamis secara Instansional berbasis digital melalui Aplikasi SIKD dan secara nasional pada kementrian lembaga dan Pemerintahan Daerah.

Meri menyebutkan ada beberapa manfaat bagi Perangkat Daerah yang mampu mengimplementasikan aplikasi tersebut dengan baik, diantaranya memudahkan komunikasi dan koordinasi antar instansi dan pemerintah. Serta memudahkan akses informasi kearsipan yang diperlukan oleh publik.

“Selain itu, diharapkan kinerja aparatur meningkat dan lebih optimal dalam mencapai target organisasi serta mendukung upaya penghematan kertas,” kata dia.

Adapun, lanjutnya, kunci keberhasilan penerapan Srikandi terletak pada peran serta dan kolaborasi yang kuat dari seluruh stakeholder di lingkungan kementrian/lembaga yang bersangkutan. Sehingga pada akhirnya aplikasi ini dapat memberikan manfaat dan dapat terintegrasi dengan baik untuk pelayanan kearsipan, baik internal maupun eksternal.

Baca Juga  Tim Pansus Serahkan 18 Item Raperda Pajak dan Retribusi Daerah ke Ketua DPRD Provinsi Bengkulu

Untuk itu, kegiatan Bimtek ini ditargetkan dapat meningkatkan kesadaran dalam tertib arsip diera digitalisasi dengan bertransformasi dari arsip konvensional menjadi arsip elektronik.

Melalui kearsipan berbasis digital dapat terekam dengan baik semua peristiwa  sehinga, nantinya akan menjadi akuntabilitas dan memori kolektif bangsa dalam sistem pemerintahan berbasis elektronik.

Sementara itu, Ibrahim Daud dari Arsip Nasional Republik Indonesia sekaligus narasumber menyampaikan dalam kegiatan tersebut Peningkatan mutu penyelenggaraan kearsipan di lingkungan pemerintahan daerah diharapkan mampu mewujudkan program reformasi birokrasi, yaitu membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, terpercaya, akuntabel dan transparan.

Bimbingan Teknis Aplikasi Srikandi  pada hari ini salah satu tahapan dalam rangka implementasi aplikasi Srikandi di Pemerintah Provinsi Bengkulu dan menuju peningkatan mutu penyelenggaraan kearsipan di lingkungan pemerintah daerah provinsi agar dapat mewujudkan program reformasi birokrasi di Provinsi Bengkulu.

“Ketersediaan sumber daya manusia kearsipan yang terlatih untuk penerapan Srikandi sangat penting dalam rangka implementasi ini. Maka kami mohon kepada bapak ibu memberikan dukungan pada rencana implementasi Aplikasi Srikandi ini. Salah satunya dengan menjaga sdm yang telah kami latih ini untuk tetap di OPD-nya paling tidak sampai implementasi aplikasi srikandi terlaksana di Pemerintah Provinsi Bengkulu,” tukasnya. (Adv)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Helmi Hadiri Pengukuhan dr. Melka Novera Sari sebagai Bunda PAUD Rejang Lebong
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan Pastikan Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Segera Rampung,Tampung 270 Siswa Gratis 
Fokus Bantu Rakyat,Gubernur Dukung Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 
Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu Hampir Rampung, Gubernur Helmi Targetkan Beroperasi Agustus 2026
UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan BPOM Tanam 1.000 Pohon, Wujudkan Green Campus Berbasis Ekoteologi
Tujuh Guru MIN 1 Rejang Lebong Resmi Dikukuhkan sebagai Guru Profesional melalui Yudisium PPG UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Teguhkan Komitmen Green Campus melalui Penandatanganan Piagam SDGs
UIN FAS Bengkulu Terima Kunjungan IAIN SAS Babel Bahas Penguatan Tata Kelola Akademik
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:25 WIB

Gubernur Helmi Hadiri Pengukuhan dr. Melka Novera Sari sebagai Bunda PAUD Rejang Lebong

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:10 WIB

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan Pastikan Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Segera Rampung,Tampung 270 Siswa Gratis 

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:46 WIB

Fokus Bantu Rakyat,Gubernur Dukung Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:37 WIB

Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu Hampir Rampung, Gubernur Helmi Targetkan Beroperasi Agustus 2026

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:53 WIB

UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan BPOM Tanam 1.000 Pohon, Wujudkan Green Campus Berbasis Ekoteologi

Berita Terbaru