Rakor Terkait Penanganan Covid, Gubernur Rohidin Dorong Kabupaten Dan Kota Bangun Lab PCR

- Penulis

Jumat, 6 Agustus 2021 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Rohidin saat Rakor bersama Forkopinda dan Nakes di Kantor Bupati Kaur

Kaur, (Beritarafflesia.com) – Jum’at (06/08) Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meminta kebupaten dan kota untuk pembangunan Lab PCR. Termasuk pengadaan Swab Antigen dan ketersediaan oksigen. Hal ini untuk memaksimalkan penanganan hilir COVID-19 dengan baik.

“Kita memastikan di kabupaten terkait dengan penanganan hilir COVID-19, saya mintakan setiap kabupaten miliki minimal 1 Lab PCR dan juga menyediakan oksigen memadai,” kata Gubernur Rohidin usai laksanakan Rapat Koordinasi di Kantor Bupati Kaur bersama Jajaran Forkopimda.

Pemprov Bengkulu tambahnya, mendapatkan bantuan pengisian ulang oksigen cair yang tidak terbatas dari PT Pusri melalui hasil fasilitasi Pemerintah provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

“Ini bisa dimanfaatkan oleh daerah dengan menyediakan tabung oksigen. Stok oksigennya sangat mencukupi, dan Sumsel siap membantu asal kita menyediakan tabungnya,” jelasnya.

Gubernur Bengkulu bersama Forkopimda terus melakukan pemantauan hingga ke tingkat desa/ kelurahan.

Hal ini untuk memastikan penanganan COVID-19 untuk wilayah Provinsi Bengkulu betul-betul dilakukan dengan kebijakan yang sama sebagaimana dengan arahan Presiden RI dengan satu narasi, kemudian tegak lurus dan dilakukan secara sistematis dan masif.

Baca Juga  Tak Bayar THR Buruh Bengkulu Akan Demo

“Kita memastikan pertama sebagaimana instruksi Mendagri Nomor 28 dan 29 terkait level kejadian penyakit COVID-19, Kabupaten Kaur masuk level 3,” tegasnya.

Di Kabupaten Kaur Gubernur Rohidin bersama jajaran Forkopimda juga memantau posko Satgas penanganan COVID-19 tingkat desa/ kelurahan.

“Tadi kita pantau. Maka saya minta anggarannya tersedia sebagaimana aturan dari Kemendagri dan Kemenkeu, dana desa itu minimum 8 persen untuk penanganan COVID-19, BLT kemudian sisanya untuk kegiatan padat karya tunai,” imbuhnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Gubernur Rohidin juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Kaur, terkait penyerapan anggaran DAK dan Dana Desa.

“Terakhir kita memastikan penyerapan anggaran di Kabupaten Kaur terkait dengan dana DAK dan Dana Desa, semua di atas rata-rata provinsi. Saya kira kita berikan apresiasi,” tutupnya. (widi)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekda Bengkulu Buka Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan OOT di UMB
Cegah Pungli dan Gratifikasi, Kominfotik Bengkulu Tegaskan Komitmen Bersama
Kopi Bengkulu Siap Naik Kelas, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Daya Saing Global
Banjir Bandang Terjang Kabupaten Lebong, Gubernur Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan
Menuju Kawasan Industri Pulau Baai, Pemprov Bengkulu Himpun Pelaku Usaha
Penebalan Pengamanan Obyek Wisata, Personel Polres Kaur Siaga di Jembatan Padang Guci
Inflasi Bengkulu Zona Hijau, Kepala Daerah Diminta Pantau Bapok Jelang Idulfitri
Pemprov Bengkulu Perkuat Literasi Digital Ramah Anak Lewat Bimtek Linimasa Bersama Komdigi
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 14:47 WIB

Sekda Bengkulu Buka Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan OOT di UMB

Rabu, 22 April 2026 - 11:50 WIB

Cegah Pungli dan Gratifikasi, Kominfotik Bengkulu Tegaskan Komitmen Bersama

Sabtu, 18 April 2026 - 22:24 WIB

Kopi Bengkulu Siap Naik Kelas, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Daya Saing Global

Kamis, 9 April 2026 - 09:43 WIB

Banjir Bandang Terjang Kabupaten Lebong, Gubernur Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:42 WIB

Menuju Kawasan Industri Pulau Baai, Pemprov Bengkulu Himpun Pelaku Usaha

Berita Terbaru