Rektor Terpilih Universitas Sumut Dr Muryanto Amin Terbukti Plagiat dan Diberikan Sanksi

- Penulis

Senin, 18 Januari 2021 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMATRA UTARA, Beritarafflesia. com- Universitas Sumatera Utara menjadi pembahasan publik dikarenkan adanya kasus plagiat yang terjadi di kampus tersebut.

Pembahasan ini semakin besar dipublik karena pelaku dari pelanggaran tersebut tidak lain merupakan Rektor USU terpilih priode 2021-2026.

Setelah di Investigasi dan melakukan beberapa persidangan internal, maka hasilnya MA terbukti bersalah dengan melakukan pelanggaran etika dan integritas. Ini tertuang pada Surat Keputusan Rektor Nomor: 82/UN5.1.R/SK/KPM/2021 Tentang Penetapan Sanksi Pelanggaran Norma, Etika Akademik/Etika Keilmuan dan Moral Sivitas Akademika Dalam Kasus Plagiarisme.

Dengan demikian pupus sudah harapan MA untuk dilantik menjadi Rektor Universitas Sumatera Utara. Karena Syarat untuk menjadi Rektor adalah tidak melanggar Etika dan Integritas. Kasus seperti ini menambah daftar panjang pelanggaran akademisi di Indonesia.

MA harus mempertanggungjawabkan apa yang sudah dilakukannya dengan mengikuti sanksi ditundanya kenaikan pangkat dan mengembalikan Insentif publikasi Ilmiah. Dengan adanya kasus tersebut publik berharap 2 (dua) calon rektor yang akan dipilih ulang yakni; Prof Arif Nasution dan Prof Farhat jangan pernah didapatkan kasus plagiat serupa karena akan menggangu nama baik dan Kepercayaan masyarakat terhadap Universitas Sumatera Utara.

Baca Juga  Dandim Respon Positif 'Keroyokan' Warga dan TNI Ngabang Bersihkan Masjid

Ketua Lembaga Font Pembela Rakyat Rustam Ependi Ketika di minta tanggapan terkait adanya sangsi bagi rektor terpilih yang diduga melakukan plagiat Rektor Terpilih Universitas Sumatera Utara Dr Muryanto Amin Terbukti Plagiat dan Diberikan Sanksi. Angkat bicara.

” Menurut Rustam ini adalah Cambuk dan pringatan bagi lembaga pendidikan dan semoga kedepannya nanti hal yang serupa tidak terjadi di universitas lainnya saat pemilihan rektor, Karna apabila perbuatan tersebut dilakukan hal itu sangat lah tidak baik dan mencoreng dunia pendidikan”.

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaga Kesiapan Personel, Satgas Bantuan Ops Damai Cartenz Gelar Layanan Psikologi dan Kesehatan di Nduga
Polri dan Kementerian Haji Bentuk Satgas Gabungan, atasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Ilegal
DPO Kasus Pembunuhan Tukang Ojek di Pegunungan Bintang Ditangkap, Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Pentolan KKB
Polri Perkuat Komitmen Keselamatan Penjaga Perdamaian Dunia, Tegaskan Kerja Sama Berkelanjutan dengan PBB
Kapolres Kepahiang Beri Arahan Bintara Penggerak Ketahanan Pangan, Dorong Masyarakat Tanam Jagung
Antisipasi Tindak Pidana di Malam Hari, Polresta Bengkulu Imbau Anak Nongkrong hingga Larut Malam
Kinerja Polri Dinilai Semakin Memuaskan, Reformasi Internal Tunjukkan Hasil Nyata
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Perkuat Keamanan dan Kedekatan Humanis dengan Masyarakat Kenyam
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 19:35 WIB

Jaga Kesiapan Personel, Satgas Bantuan Ops Damai Cartenz Gelar Layanan Psikologi dan Kesehatan di Nduga

Senin, 20 April 2026 - 19:24 WIB

Polri dan Kementerian Haji Bentuk Satgas Gabungan, atasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Ilegal

Senin, 20 April 2026 - 15:40 WIB

DPO Kasus Pembunuhan Tukang Ojek di Pegunungan Bintang Ditangkap, Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Pentolan KKB

Senin, 20 April 2026 - 13:29 WIB

Polri Perkuat Komitmen Keselamatan Penjaga Perdamaian Dunia, Tegaskan Kerja Sama Berkelanjutan dengan PBB

Sabtu, 18 April 2026 - 20:37 WIB

Kapolres Kepahiang Beri Arahan Bintara Penggerak Ketahanan Pangan, Dorong Masyarakat Tanam Jagung

Berita Terbaru

Bengkulu Tengah

Kendalikan Inflasi, Pemkab Benteng Perkuat Strategi 4K

Selasa, 21 Apr 2026 - 19:11 WIB